Pemilih Perempuan Naik akibat Kepedulian Demokrasi - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Editorial


      Pemilih Perempuan Naik akibat Kepedulian Demokrasi
      net Ineu Purwadewi Sundari

      Pemilih Perempuan Naik akibat Kepedulian Demokrasi

      JuaraNews, Bandung - KPU Jabar menyatakan jumlah partisipasi pemilih perempuan yang menggunakan hak pilih saat Pilkada serentak 2018 meningkat.

      Sebanyak 10.848.556 perempuan menggunakan hak pilihnya, sementara pengguna hak pilih laki-laki mencapai 9.780.168 orang.

      Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, meningkatnya partisipasi pemilih perempuan di Pilkada Serentak Jabar tahun 2018, selain dipengaruhi besarnya jumlah penduduk, juga dipengaruhi oleh kepedulian berdemokrasi di kalangan perempuan.

      “Pemilih di Jawa Barat didominasi oleh pemilih wanita, ini juga dipengaruhi oleh jumlah penduduk Jawa Barat yang besar, kemudian berimbas kepada pemilih perempuan yang banyak ini sepertinya kepedulian perempuan terhadap pentingnya demokrasi, kemudian keterlibatan mereka dalam pemilu ini cukup baik,” ungkap Ineu di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung,jumat (6/7/2018).

      Ineu pun menekankan bahwa pencapaian tersebut harus terus dijaga dan ditngkatkan. Selain itu pihaknya akan mendorong masyarakat Jabar untuk berpartisipasi dalam pemilu-pemilu yang berlangsung.

      "Partisipasi masyarakat khususnya di Jawa Barat dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia,” pungkas Ineu.

      Sementara itu, Komisioner Divisi Sosialisasi KPU Jabar Nina Yuningsih mengungkapkan, peningkatan jumlah partisipasi pemilih perempuan tersebut mendongkrak target partisipasi pemilih 70 persen secara keseluruhan.

      “Bukan klaim ya, karena kami berusaha terus sejak adanya tahapan sampai hingga jelang pemungutan suara pun kami terus intensif melakukan kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih, baik itu yang sifatnya langsung mau pun tidak langsung," papar Nina.

      Secara umum, menurut Nina, jumlah partisipasi pemilih di Jabar tahun ini lebih rendah dari target yang dipatok KPU RI sebesar 77 persen. Namun untuk ukuran di provinsi penyangga Ibu Kota Negara, hasil tersebut dianggap luar biasa.

      Lebih lanjut Nina memperkirakan, jumlah partisipasi pemilih perempuan dalam Pemilihan Gubernur Jabar 2018 akan terus bertambah seiring rekapitulasi yang masih berjalan dan jumlahnya diprediksi melebihi jumlah partisipasi pemilih laki - laki. Secara keseluruhan jumlah pemilih di Jabar, dalam website resmi KPU sebanyak 14.599.407 laki - laki dan 14.478.710 perempuan.

      KPU menyebutkan peningkatan partisipasi pemilih itu disebabkan adanya jaminan keamanan selama proses pemungutan suara oleh polisi dan tentara. Selain itu, KPU mengklaim pemicu lainnya adalah pemberitaan di media massa yang lebih mengandung unsur informasi tahapan pemilu. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Beri Bantuan APD Covid19, Wakil Ketua DPRD Jabar : Terimakasih Tenaga Medis
      Legislator : Pabrik Buka saat PSBB Wajib Terapkan Protokol Kesehatan
      Masyarakat Harus Patuhi Anjuran Pemerintah Guna Memutus Mata Rantai Covid19
      Wakil ketua DPRD Jabar cek PSBB Perbatasan Bogor Cianjur
      Ketua DPRD Hadiri Launcing Pasar Digital
      Berita Terdahulu
      Iklan Kurnia

      Jabar Juara


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)