Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kutukan Inggris Berakhir di Tangan Pickford
    Net Jordan Pickford.

    Kutukan Inggris Berakhir di Tangan Pickford

    JuaraNews, Bandung - Inggris akhirnya berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2018 Rusia setelah bermain imbang 1-1 kontra Kolombia di waktu penuh dan berhasil unggul di babak adu penalti (4-3).

    Adalah Jordan Pickford, kiper muda Inggris yang menjadi pahlawan kemenangan. Adu penalti memang bisa dibilang sebagai cara yang cukup kejam untuk menentukan nasib tim. Baru saja beberapa hari lalu, Spanyol disingkirkan Rusia melalui adu penalti.

    Ketakutan yang sama pun sempat mengganggu Inggris. Betapa tidak, Inggris tidak pernah menang adu penalti di tiga Piala Dunia sebelum ini. Para pemain pun cemas akan meneruskan nasib senior-seniornya. Beruntung, Pickford sudah mengerjakan tugas rumahnya.

    Pickford mengatakan dia sudah mempelajari kebiasaan setiap penendang Kolombia sebelum laga itu dimulai. Dan ternyata risetnya itu cukup berhasil.

    Ketika Carlos Bacca bersiap untuk mengambil tendangan kelima Kolombia, Pickford tahu Bacca akan menendang ke kiri. Dia memutuskan untuk memercayai

    "Saya melakukan banyak riset. Falcao adalah satu-satunya yang tidak menendang ke arah biasanya. Saya tidak peduli jika saya bukan kiper terbaik di dunia. Saya memiliki kekuatan dan ketangkasan," ungkap Pickford.

    Pickford masih berusia dua tahun ketika Inggris terakhir kali memenangkan adu penalti di Piala Dunia. Inggris memang sempat trauma dengan adu penalti, baik di Piala Dunia maupun di Euro.

    Kiper Everton ini baru tujuh kali membela tim senior Inggris. Tetapi dia langsung mendapat kepercayaan penuh Gareth Southgate, yang lebih memilih Pickford daripada Joe Hart.

    Pada akhirnya Pickford berhasil membuktikan diri dan menjawab kepercayaan itu. Tetapi baginya kesuksesan itu tidak bisa dia raih sendiri, seluruh tim berperan sama pentingnya.

    "Pola pikir dan mentalitas kami tak pernah berubah, kami tak pernah berhenti. Kami tahu akan menang meskipun harus melalui adu penalti," tandasnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Mario Gomez Mundur dari Arema FC
    Nasib Liga I dan Liga 2 Tunggu Sikap Pemerintah
    Bila Pandemi Masih Panjang, Bhayangkara FC Usul Liga 1 Diakhiri
    Ini Kelemahan Sepak Bola Indonesia Menurut Indra Sjafri
    Kembali ke Bandung, Pelatih PSS Siap Curi Poin di Kandang Persib
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun

      Jadwal Liga


        Data Statik Covid-19


        DATA COVID-19 INDONESIA

        😷 Positif:

        😊 Sembuh:

        😭 Meninggal:

        (Data: kawalcorona.com)

        Ads


        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Liverpool 12 34
        2. Leicester City 12 26
        3. Chelsea 12 26
        4. Manchester City 12 25
        Tampilkan Detail

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 Persib Bandung 3 9
        2 Bali United 3 7
        3 PSIS Semarang 3 6