web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Pemnprov Terus Upayakan Berangkatkan Haji via BIJB
    net Pj Gubernur Jabar M Iriawan

    Pemnprov Terus Upayakan Berangkatkan Haji via BIJB

    JuaraNews, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Mochamad Iriawan mengatakan Pemprov Jabar terus berupaya agar semua jamaah haji asal Jabar bisa berangkat ke Tanah Suci lewat Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

    "Saya sudah ketemu dengan Menhub dan Menkumham. Mereka siap membantu, kelancaran perjalanan jamaah haji bila memang jamaah haji Jawa Barat ingin berangkat haji dari BIJB Kertajati. Yang belum siap Kementerian Agama, tapi kita maksimal, agar bisa berangkat dan ini dalam keadaan nega juga," kata Iriawan kepada wartawan di sela-sela kegiatan Paripurna DPRD Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Selasa (3/7/2018).

    Menurut Iwan, agar Menteri Agama menyetujuinya tekad Pemprov yang telah menjadi semangat warga Jabar, yakni memberangkatkan seluruh Jamaah Haji lewat BIJB Kertajati, Untuk itu, Iwan telah mengutus Sekda Jabar Iwa Karniwa menghadap Menteri Agama.

    "Harusnya hari ini, saya di Bekasi, bertemu dengan Menteri Agama dalam acara pelantikan penyerahan haji. Tapi kita ada kegiatan paripurna. Jadi Sekda sekarang, sedang bicara," jelas Iwan.

    "Jadi kami satu saja, Kementerian Agama yang belum siap atau belum maksimal, untuk bisa membantu kami, dalam memberangkatan haji," katanya.

    Saat ini, pihaknya belum bisa menjelaskannya mengingat keberangkatan jamaah haji tidak hanya butuh tekad dan semangat seluruh warga Jabar tapi juga harus didukung sarana dan prasarananya.

    "Akan terus diupayakan, jadi saya mohon doanya. Mudah-mudahan, insya Allah. Tidak ada kekuatan apapun, kalau Allah sudah menjadikan, doa dari semua masyarakat," ujarnya.

    Menurutnya, yang masih menjadi kendala terkait keberangkatan jamaah haji via BIJB, yakni belum ada embarkasi di dekat lokasi. "Tempat embarkasi, yang belum ada di wilayah Majalengka atau Kertajati," ujarnya.

    Embarkasi, kata Iwan, juga butuh kesiapan paripurna sebab kalau sudah masuk embarkasi, jamaah harus berada disana selama 24 jam.

    Jadi embarkasi, juga butuh segala macam kelengkapannya, seperti kelengkapan sarana pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan dan lain sebagainya. Tidak bisa hanya sekedar embarkasi saja.

    "Itu mungkin yang dikhawatirkan kementerian agama. Sebab kalau embarkasinya belum lengkap, dikhawatirkan nanti juga tidak steril," ucapnya.

    Kalau sampai tidak steril, nanti apa sudah dirintis Kemenag dan Pemerintah Arab Saudi berkaitan dengan kemudahan jamaah haji,akan terganggu. "Karena sekarang, kan langsung dicap Jeddah," ujarnya.

    Mengingat, kendala itulah, Iwan menurunkan targetnya. Jika tidak semua jamaah haji Jabar bisa berangkatan dari BIJB Kertajati, minimal sebagian bisa terbang dari bandara baru.

    "Mudah mudahan bisa berangkat. Minimal masyarakat sekitaran Majalengka Cirebon Kuningan, yang penting dari Jabar," tutup Iwan. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Tim Sinkronisasi Usulkan 742 Program pada Emil
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google