web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kepala Desa Minta Program BPNT Ditinjau Ulang
    net

    Kepala Desa Minta Program BPNT Ditinjau Ulang

    JuaraNews, Garut - Kepala desa di Kabupaten Garut mengeluhkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dinilai tidak epektif. Mereka pun meminta agar pemerintah  meninjau ulang program bagi keluarga miskin tersebut.

    Kepala Desa Pancasura, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, Saefulloh A. Rido, menyebutkan jika program BPNT sangat tidak epektif. Program ini lebih menguntungkan pihak-pihak pengusaha, dalam hal ini suplayer ketimbang dirasakan manfaatnya oleh rakyat miskin.

    "Program BPNT sebagai ganti Raskin sangat tidak epektif dan warga juga banyak yang mengeluh,” tuturnya, Selasa (3/7/2018).

    Menurutnya, pemerintah telah mengeluarkan anggaran yang sangat besar untuk program BPNT ini. Namun sayangnya yang lebih menikmati anggaran BPNT ini justeru malah pihak pengusaha sebagai penyedia barang.

    Contohnya, tiap kepala keluarga (KK) penerima manfaat program BPNT mendapatkan jatah senilai Rp 110 ribu. Namun pada kenyataannya setelah dihitung-hitung paling yang mereka terima tidak lebih dari Rp 80 ribu.

    Rinciannya, penerima manfaat BPNT hanya menerima beras sebanyak 10 kilogram dan telur sebanyak 10 butir. Jika diambil besarnya harga beras Rp 10 ribu per kilogram dan telur sebanyak 10 butir Rp 14 ribu, maka total yang diterima KK penerima manfaat BPNT hanya mencapai Rp 80 ribu. 

    “Dari satu KK penerima manfaat BPNT saja, pihak pengusaha sudah meraup keuntungan sebesar Rp30 ribu. Sedangkan di Kabupaten Garut ini ada jutaan KK penerima manfaat BPNT, sehingga jika dikalikan dengan Rp30 ribu sungguh merupakan angka yang sangat besar,” sebutnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Tim Sinkronisasi Usulkan 742 Program pada Emil
    Ahmad Saepudin Terpilih Kembali Jadi Ketua KONI
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google