web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Bupati Garut Batalkan Pengunduran Diri Kadinkes
    net

    Bupati Garut Batalkan Pengunduran Diri Kadinkes

    JuaraNews, Garut – Dikhawatirkan mengganggu pelayanan rencana pengunduran Kepala Dinas Kesehatan Garut ditolak oleh Bupati Rudy Gunawan. Pasalnya pengunduran diri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Teni Swara Rifai, yang telah dilakukannya beberapa waktu lalu saat Pjs Bupati Koesmayadie Tatang Padmadinata menjabat di Kabupaten Garut rentan mengganggu pelayanan kesehatan.

    “Pengunduran Kepala Dinas Kesehatan belum disetujui dan masih dikaji. Selama belum direkomendasi dan diberhentikan oleh Bupati ya harus terus kerja,” tegas Rudy Gunawan, pada wartawan. 

    Ketua Komisi A DPRD Garut, Alit Suherman menyangkan, sikap Bupati Garut, yang menolak pengunduran diri Kadinkes Garut. Padahal, alasan pengunduran dirinya sudah jelas ingin konsentrasi mengurus klinik di beberapa tempat. 

    "Saya sangat kecewa, kenapa menolak pengunduran diri Kadinkes. Ini bukan yang pertama kalinya dr. Tenni Swara Rifai mengundurkan diri dari jabatan Kadinkes," terangnya.

    Alit menuturkan, perilaku Kepala Dinas Kesehatan, Tenni Swara Rifai sudah tidak mencerminkan sebagai pejabat yang baik. Bahkan, sudah mempermainkan jabatan yang di berikan oleh Kepala Daerah. 

    "Kadinkes sudah mempermainkan jabatannya yang telah diberikan oleh Kepala Daerah. Padahal, masih banyak pejabat yang ingin menjadi Kepala Dinas. Kenapa Bupati Garut mempertahankan seorang pejabat yang tidak konsisten," keluhnya.

    Alit juga sudah memanggil Badan Kepegawaian Daerah (BKD) guna menanyakan sejauh mana proses pengunduran diri Kadinkes Garut.  "BKD sudah memproses dan menyetujui pengunduran dirinya. Namun, saat di berikan pada Bupati Garut, ternyata di tolak dengan alasan agar segala pelayanan dan program berjalan," kata dia. (*)

    yan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Persepsi Maladministrasi  di Jabar Terendah Kedua
    Pemprov Akan Bangun 20 Jembatan Penghubung Desa
    Konektivitas Jalan di Jabar tak Sampai 50 Persen
    Kepersertaan 11 Parpol di Pemilu Dibatalkan
    25 Calon Direksi BJB Lolos Seleksi Tahap Awal

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.