web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kisruh, Konfercab PCNU KBB Dituding Cacat Hukum
    net

    Kisruh, Konfercab PCNU KBB Dituding Cacat Hukum

    JuaraNews, Bandung Barat - Sebanyak 11 Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mempertanyakan hasil Konfercab PCNU KBB ke-3. Pasalnya konfercab yang beragendakan pemilihan Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah masa bakti 2018-2023 itu dinilai cacat hukum dan tidak sesuai dengan AD/ART PCNU KBB. 

    "Hasil Konfercab PCNU KBB masa bakti 2018-2023 yang menetapkan Rois Syuriyah KH Aa Maulana dan Ketua Tanfidziyah Agus Mulyadi tidak sah. Sebab ada 11 perwakilan MWC selaku pengurus yang sah dan belum diganti tapi tidak bisa memberikan hak suaranya pada konfercab itu," kata Ketua MWC Batujajar, Ayi Muhamad.

    Dia mengungkapkan, kepengurusan PCNU KBB telah bersikap semena-mena karena telah membekukan 11 ketua MWC tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ironisnya para ketua MWC yang dibekukan termasuk dirinya, tidak merasa berbuat kesalahan yang melanggar organisasi. Sehingga ketika 11 MWC yang dibekukan ini akan masuk ruang konfercab untuk memilih Rois Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah mereka dilarang masuk ruang pemilihan sehingga sempat terjadi aksi saling dorong. 

    Mereka yang kepengurusannya dibekukan adalah MWC Saguling Ahamad Royani; MWC Padalarang Asep Husaeri dan Ayi Solihin; MWC Cipeundeuy Mustofa Kamil dan Dindin Jamaludin; MWC Parongpong Ahmad Qodari; MWC Batujajar Ayi Muhamad; MWC Cihampelas Agus Idris; MWC Cililin Oding Muqtadir dan Syahidin; MWC Cipongkor Ceng Abdul Kholik dan Asep Miftahul Janan; MWC Gununghalu Ade Syamsudin dan Wawan; MWC Rongga Ridwan Farid dan A. Nedin; serta MWC Lembang Endang Rahmat.

    Dirinya menduga, dibekukannya ke-11 MWC ini karena dianggap tidak mau mendukung agar ketua lama terpilih lagi secara aklamasi. Sementara pihaknya yang berada dalam kelompok 11 MWC ini ingin agar keran demokrasi dibuka terlebih dahulu, sehingga mengakomodasi ketika ada figur lain yang akan maju mencalonkan. Tapi yang ada justru hal tersebut ditutup oleh Rois dan Tanfidziyah. Bahkan sempat ke-11 MWC ini dipanggil per empat MWC dan ditanya apakah masih mau dipimpin lagi oleh pengurus lama atau tidak. 

    "Ini kan seperti adanya pembungkaman demokrasi, makanya kami akan laporkan hal ini ke PWNU dan juga PBNU," keluhnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tak sesuai Standar, Kemenhub Tutup Unit Uji KIR
    Pimpin KBB, Akur Siap Jawab Keraguan Masyarakat
    Apdesi KBB Minta Plt Bupati Tidak Lakukan Mutasi
    Terlalu Banyak, Dana Bantuan ke LSM Tak Merata
    Hotel di Lembang Sepi karena Pengaruh Macet
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota

    • DAFTAR CALON TETAP

    • image006.png
    • image007.png
    • image010.png
    • image012.png
    • image098.png
    • image100.png
    • image102.png
    • image104.png
    • image162.png
    • image164.png
    • image166.png
    • image168.png
    • image239.png
    • image241.png
    • image245.png
    • image243.png