Loncat dari Lantai 2, Pasien di Tasikmalaya Tewas
net

Loncat dari Lantai 2, Pasien di Tasikmalaya Tewas

JuaraNews, Tasikmalaya – DB (53) pasien di RSU Singaparna Medika Citrautama nekat loncat hingga tewas dari ruang rawat lantai dua. Kejadian itu terjadi pada Minggu (1/7/2018) malam atau sekitar pukul 19.30 WIB.

Pasien DB warga Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya sempat dinyatakan kritis, namun nyawanya tidak tertolong. Dia mengembuskan nafas terakhirnya, Senin (2/7/2018) sekitar pukul 04.50 WIB.

Kabar pasien loncat hingga tewas itu menyebar cepat ke jejaring media sosial dan grup aplikasi pesan instan para pewarta. Direktur Rumah Sakit SMC Heru Sukarto mengatakan, DB  memang merupakan pasien dari RS SMC Singaparna. Dia diketahui menjalani rawat inap sejak, Sabtu (30/6/2018). Almarhum memiliki riwayat penyakit asma dan penyakit paru-paru kronis menahun.

“Memang benar, sekitar pukul 19.30, ada pasien kami yang diduga menjatuhkan diri dari jendela kamar rawat inap ke lantai dasar. Kami turut berbela sungkawa karena kejadian tersebut, kejadian yang tidak kami harapkan,” terangnya, Senin (2/7/2018).

Menurut Heru,  berdasarkan pengakuan sejumlah saksi, saat kejadian berlangsung, pasien DB sedang berada di ruang rawat inap. Dia ditemani tiga orang. Waktu kejadian bertepatan dengan jam besuk, dan pada saat itu ada tiga orang perawat yang berjaga di ruangan rawat inap DB. Dua orang sedang menolong pasien, sementara satu orang sedang mobilisasi untuk mengontrol pasien karena bertepatan dengan jam besuk.

“Pukul 19.30, perawat kami mendengar teriakan, suara seperti terjatuh. Setelah dicek, didapatkan pasien DB sudah tergeletak, di depan pavilion sofa,” sebutnya. (*)

yan

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Pemprov Jabar Siapkan Rp16,2 Triliun Atasi Dampak Sosial Covid-19
Penyebaran Covid-19 Meluas, Pemprov Jabar Tingkatkan Kapasitas Penanganan Limbah B3
Ini 2 Fase Penanggulangan Covid-19 yang Dilakukan Pemprov Jabar
Punya Balai Laboratorium Sendiri, Pemprov Jabar Komitmen Percepat Penangangan Covid-19
Gubernur Jabar: Penolakan Jenazah akibat Covid-19 takkan Terulang di Jabar