blog counter

Hot News


Opini


  • Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam
    Jadilah Pemuda Muslim Pejuang Islam

    KEMENAG mengajak generasi milenial pegiat fesyen untuk ambil bagian menghidupkan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2023 pada 20–22 Oktober 2022 mendatang.

    Ancaman Kekeringan Hantui Petani di Cirebon



    Ancaman Kekeringan Hantui Petani di Cirebon
    Ilustrasi. Net

    JuaraNews, Cirebon - Ancaman kekeringan menghantui petani di wilayah Cirebon. Selain intensitas hujan yang menurun, kurangnya suplai air dari saluran irigasi jadi problem serius yang harus dialami kalangan petani di wilayah Cirebon.

    Akibat dari situasi ini, aktivitas menanam padi pun menjadi terhambat. Selain itu dampak ke depannya bisa membuat memengaruhi hasil produksi ataupun gagal panen.

    "Wilayah Desa Gegesik untuk pertanian sangat kekurangan air. Sehingga untuk mendapatkan air cukup sulit, karena jarak sumber air sangat jauh.  Karena kesulitan air itu, yang pada akhirnya membuat petani mengubah pola tanam dengan tanaman palawija," ujar salah seorang petani, Saroji, seperti dilansir Radar Cirebon.

    Menurut Saroji, dalam situasi ini, petani biasanya melakukan sedot air dengan menggunakan pompa air. Tapi upaya tersebut berdampak pada naiknya biaya produksi karena harus membeli bahan bakar untuk pompa air.

    "Itu bagi para petani yang mampu memiliki biaya. Sedangkan yang tidak mampu hanya mengandalkan hujan saja. Bahkan terkadang di Blok Tengah para petani yang tidak mampu hanya membiarkan tanaman padinya dan sering mengalami gagal panen," paparnya.

    Senada disampaikan petani Desa Japura, Yanto (43). Menurutnya, ribuan hektare lahan pertanian di beberapa desa di Kecamatan Gegesik mulai mengering, tanahnya mengeras. Sebab, para petani sangat kesulitan menemukan sumber air yang dekat dengan area sawah.

    "Petani sudah mulai dihantui ancaman kekeringan. Sebab, sudah tidak ada hujan dan saluran irigasi mulai mengering. Sehingga, sumber air sudah tidak ada. Sedangkan area sawah belum melakukan tanam keburu kekeringan. Petani kebanyakan hanya mengharap hujan karena semua irigasi kering," imbuhnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Peringati Hari Kemerdekaan ke-77, PT PIL Luncurkan Helm Retro Modern Bertemakan Dirgahayu RI
    SKYE Suite Sydney Raih Nominasi ‘Apartment/Suite Hotel of Year’
    PMK di Jabar Menurun, Vaksinasi dan Skrining Hewan Tetap Dilakukan
    Gelar Urban Fest di Bandung, Cara Daihatsu Sasar Konsumen Generasi Milenial
    Pemprov Jabar Terus Kuatkan dan Kembangkan Potensi Sport Tourism
    Berita Terdahulu

    Editorial


      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads