web stats service from statcounter

Hot News


  • Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    • 17 September 2019 | 17:33:00 WIB

    PULUHAN mahasiswa yang tergabung dalam Poros Revolusi Mahasiswa Bandung melakukan unjukrasa menolak Revisi UU KPK di depan Gedung DPRD Jawa Barat.

Inspirasi


    Angka Partisipasi Pemilih di Jabar Meningkat
    Istimewa Pj Gubernur Jabar, Mochamad Iriawan.

    Angka Partisipasi Pemilih di Jabar Meningkat

    JuaraNews, Bandung - Angka partisipasi masyarakat Jawa Barat pada Pilkada serentak 2018 baik pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, untuk sementara menunjukkan peningkatan menjadi sekitar 72%.

    Angka yang diperoleh dari KPU Jabar tersebut meningkat cukup signifikan dari Pilkada sebelumnya yang menyentuh angka 63%.

    Menanggapi hal itu, Penjabat Gubernur Jabar Mochamad Iriawan mengaku bersyukur dan mengucapkan terimakasih atas kesadaran masyarakat Jabar telah menyuarakan hak politiknya.

    "Alhamdulillah kali ini partisipasi masyarakat meningkat, tadi menurut rekapan dari KPU Jabar lebih dari 72% angka partisipasinya, ini sementara ya karena masih belum terhitung semua," kata Iriawan di kantor Desk Pilkada Jabar, Gedung Sate Bandung, Rabu (27/06/2018).

    Walaupun demikian Iriawan mengatakan, angka tersebut belum memenuhi target yang ditetapkan pemerintah yaitu 77%. "Target kita 77%, yang jelas meningkat dari Pilkada sebelumnya yaitu 63%, signifikan sekali ya peningkatannya," ujarnya.

    Menurutnya, peningkatan tersebut dikarenakan gencarnya sosialisasi oleh pemerintah daerah dan KPU serta kesadaran masyarakat. "Kita terus ingatkan masyarakat untuk segera ke TPS, Alhamdulillah ini cukup membanggakan ya. Terima kasih peran media juga, karena salah satu parameter kesuksesan Pemilu adalah meningkatnya partisipasi pemilih," ucap Iriawan.

    Dari 27 Kabupaten dan Kota di Jabar, Kota Jabar menjadi daerah paling tinggi angka partisipasi pemilihnya yaitu mencapai 82%. Masyarakat Jabar tahun ini mengikuti Pilkada serentak untuk 16 kabupaten, kota dan 1 provinsi.

    "Banjar yang paling tinggi, angka partisipasinya 82%, itu luar biasa karena penduduknya juga tidak terlalu banyak," ujarnya.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Pemprov Jabar Dorong Percepatan Tol Cisumdawu
    DPRD Jabar Usulkan Penambahan Pimpinan
    DPRD Jabar Umumkan Calon Pimpinan Dewan 2014-2024
    Emil Setuju Nama BIJB jadi Bandara Habibe

    Editorial