Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Asyik Menilai Terlalu Dini untuk Klaim Kemenangan



    Asyik Menilai Terlalu Dini untuk Klaim Kemenangan
    Pasangan Asyik saat konferensi pers net

    JuaraNews, Bandung -Ketua Tim Pemenangan Pasangan Cagub Cawagub nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik), Haru Suandaru menilai terlalu dini jika harus mengumumkan pemenang di Pilgub Jabar 2018 berdasarkan hasil quick count sementara.

    Menurut Haru, sebaiknya klaim kemenangan di Pilgub Jabar tersebut menuggu hasil rekapitulasi resmi dari KPU.

    "Kita tunggu dulu, sebab kalau sudah ada klaim kemenangan ini kan terlalu dini," kata Haru dalam konferensi pers terkait hasil quick count sementara Pilgub Jabar 2018 di Hotel Prianger, Jalan Asia-Afrika, Rabu (27/6/2018).

    Terkait hasil hitung cepat dari berbagai lembaga survei yang telah menyatakan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul di Pilgub Jabar, Haru belum bisa berkomentar banyak. Karena hasil quick count bisa ditandingi dengan hasil quick count lain atau hasil real count KPU. Berdasarkan penghitungan cepat sejumlah lembaga, pasangan Rindu meraih lebih dari 30% suara, yang diikuti pasangan Asyik dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi. Sementara pasangan Tb Hasanuddin-Anton Charliyan di urutan 4.

    "Ini kan quick count selisih 3 persen. Waktu survei ini asyik di benamkan di lima persen. Ini kan antara yang survei dan rilis sekarang sama semuanya. Makanya kita akan cek kita evaluasi lagi," tandas Haru.

    Haru mengatakan, pihaknya akan melakukan pantauan secara internal dan menunggu laporan dari para saksi yang telah disiapkan di TPS, apakah ditemukan ada pelanggaran atau tidak. Dia mengatakan sejauh ini belum ada laporan pelanggaran yang menonjol. Hanya saja di wilayah Pantura katanya ada kabar surat suara yang hilang.

    "Ya kalau ada masalah kita akan tindak lanjuti. Tapi kita akan kroscek dulu dari saksi-saksi. Benar atau tidak apa cuman berita saja," ujarnya.

    Disinggung apakah akan melakukan gugatan ke MK jika ditemukan ada masalah dalam pelaksanaan pencoblosan, Haru menyatakan belum bisa menentukan sikap apakah akan melakukan upaya gugatan tersebut.

    "Kita periksa apakah ada kasus atau tidak, kita lanjut ke manual KPUD nanti kita lihat apakah kita terima atau lanjut ke MK atau tidak," tandasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jelang Lebaran, Posko THR 2021 Kemnaker Dibanjiri Ribuan Keluhan Soal THR
    Elektabilitas Meningkat, Demokrat Siap Sosialisasikan AHY untuk Pilpres 2024
    Hari Ketiga Larangan Mudik, 70 Ribu Kendaraan Diputar Balik
    21 Hari Isolasi Mandiri, Atalia Kamil Sembuh dari Covid-19
    Pertemuan Anies - AHY merupakan penjajakan politik persiapan pilpres 2024
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Bank BJB kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads