web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
    Humas Jabar Luncurkan Program Japri

    HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

    Hot News

    • Gomez Minta Skuat Persib Tetap Fokus
      Gomez Minta Skuat Persib Tetap Fokus
      • 21 November 2018 | 22:18:00 WIB

      MARIO Gomez meminta anak-anak asuhnya tetap fokus menghadapi laga Pekan 32 Liga 1 2018 kontra Perseru Serui, Jumat (23/11/2018) nanti.

    Inspirasi

      Polres Cimahi Catat 12 TPS Berstatus Rawan
      Net Ilustrasi.

      Polres Cimahi Catat 12 TPS Berstatus Rawan

      JuaraNews, Bandung - Setidaknya ada 12 TPS di yang masuk kategori rawan di wilayah hukum Polres Cimahi saat pelaksanaan Pilgub Jabar 2018 dan Pilbup Kabupaten Bandung Barat 2018.

      Hal itu mendorong jajaran Polres Cimahi untuk melakukan pengamanan khusus sebagai antisipasi adanya gangguan pada kelancaran pemungutan suara, Rabu (27/6/2018) mendatang.

      Kapolres Cimahi AKBP Rusdy Pramana Suryanagara mengatakan hal itu usai gelar apel pasukan sekaligus pergeseran personel di Mapolres Cimahi Jalan Jenderal Amir Mahmud Kota Cimahi, Senin 25 Juni 2018.

      "Kami petakan TPS Rawan 1 berjumlah 12 TPS, dan sisanya TPS aman dari sekitar 5.000 TPS di wilayah Polres Cimahi dalam rangka Pilkada Serentak 2018," ujarnya seperti dilansir Pikiran-rakyat.com, Senin (25/6/2018).

      Rusdy menyatakan, TPS Rawan 1 kebanyakan berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Gangguan yang dapat muncul mulai dari gangguan kamtibmas, aksi curang, hingga potensi bencana alam karena kondisi geografis lokasi TPS.

      "Mekanisme pengamanan TPS tergantung wilayah dan tingkat kerawanan. Pada TPS Aman, 16 TPS dikawal 2 personil, untuk TPS   Rawan 1 sebanyak 2 personil mengawal 4 TPS. Prinsipnya, semakin tinggi tingkat kerawanan TPS, maka semakin banyak anggota yang kita terjunkan," ungkapnya.

      Diakui Rusdy, masa tenang Pilkada Serentak 2018 yang berlangsung 24-26 Juni 2018 rawan terjadi pelanggaran pidana pemilu.

      "Masa tenang rawan pelanggaran. Antisipasinya, kita selalu koordinasi dengan instansi terkait penyelenggara pemilu karena ini kerja bersama. Pada hari pelaksanaan apabila ada pelanggaran atau pidana kami siap menanggulangi dan memproses secara hukum. Kita semua ingin memastikan Pilkada berjalan aman dan lancar," ujarnya.(*)

      fan

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google