web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Pemilih Dilarang Bawa Smartphone ke Bilik Suara
    Net Ilustrasi.

    Pemilih Dilarang Bawa Smartphone ke Bilik Suara

    JuaraNews, Bandung - KPU Jabar mengingatkan masyarakat yang memiliki hak suara agar tidak membawa smartphone atau telepon seluler saat melakukan pencoblosan di dalam bilik suara pada Pilkada Serentak 2018, Rabu (27/6/2018) nanti.

    "Enggak boleh bawa smartphone. Karena smartphone akan mengganggu asas kerahasiaan," ujar Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat seperti dilansir Antara, Senin (25/6/2018).

    Yayat mengatakan, gawai yang dibawa pemilih ke dalam TPS dikhawatirkan bisa disalahgunakan. Ia khawatir kamera ponsel digunakan untuk memotret hasil pilihannya dan diserahkan kepada pihak lain untuk memperoleh sesuatu.

    Nantinya, petugas KPPS akan meminta pemilih yang membawa gawai untuk disimpan sementara di tempat yang telah disediakan panitia dan bisa mengambilnya setelah melakukan pencoblosan. "Nanti ada pemeriksaan atau imbauan dulu dari petugas di TPS, jangan sampailah asas kerahasiaan itu diumbar ke publik," katanya.

    ATak hanya melarang membawa smartphone, KPU juga meminta agar pemilih maupun saksi tidak mengenakan atribut dukungan terhadap salah satu pasangan calon.

    "Saksi ga boleh memakai atribut kampanye, yang diperbolehkan tanda pengenal saksi dari KPU. Kalau ada saksi atau pemilih yang memakai atribut, kami menginstruksikan petugas untuk mencopotnya," kata dia.

    Guna memastikan keamanan di TPS, satu aparat kepolisian dan satu TNI akan berjaga. Selain itu, kata dia, tidak boleh ada seorangpun kecuali pihak terkait yang boleh ada di dalam TPS.

    "Aparat keamanan tidak boleh masuk ke dalam tempat pemungutan suara. Yang boleh masuk itu KPPS, saksi, pengawas TPS, dan pemilih, sisanya di luar. Seperti pemantau, lembaga survei dan keamanan," pungkasnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google