web stats service from statcounter

Hot News

  • Gomez Waspadai Ketajaman Penyerang Persela
    Gomez Waspadai Ketajaman Penyerang Persela
    • 16 Juli 2018 | 09:26:00 WIB

    MARIO Gomez meminta anak-anak asuhnya bekerja keras untuk meraih kemenangan saat menjamu Persela di Stadion GBLA, Senin (16/7/2018) malam.

Inspirasi

    Iriawan Pj Gubernur, Tjahjo Sebut tak Langgar UU
    net Mendagri saat melantik M Iriawan jadi Pj Gubernur

    Iriawan Pj Gubernur, Tjahjo Sebut tak Langgar UU

    JuaraNews, Bandung - Komjen Pol M Iriawan resmi dilantik sebagai Pejabat (Pj) Gubernur Jabar menggantikan Gubernur periode 2013-2018, Ahmad Heryawan yang habis masa baktinya pada 13 Juni lalu.

    Pelantikan M Iriawan dan serah terima jabatan dari Ahmad Heryawan tersebut dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika Kota Bandung, Senin (18/6/2018) pagi. Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) tersebut akan menjabat Gubernur Jabar hingga dilantiknya gubernur baru hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 yang akan digelar 27 Juni mendatang.

    Pelantikan M Iriawan tersebut didasarkan pada Pelantikan Pejabat Gubernur Jawa Barat sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor: 106/P Tahun 2018 tentang Pengesahan Pemberhentian Dengan Hormat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Masa Jabatan Tahun 2013-2018 dan Pengangkatan Pejabat Gubernur Jawa Barat. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 8 Juni 2018.

    Seusai pelantikan, Tjahjo mengungkapkan, penunjukan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar telah sesuai aturan perundang-undangan yang ada. "Enggak ada apa-apa, yang penting tidak melanggar undang-undang. Dulu itu kan orang curiga, belum-belum (sudah) curiga," kata Tjahjo.

    Tjahjo sadar usulan menjadikan Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar berpengaruh kepada Presiden Joko Widodo. "Kan enggak mungkin dong saya mengusulkan orang, kemudian menjerumuskan Pak Presiden. Saya sesuai aturan dan undang-undang (UU) karena nama yang saya usulkan saya kirimkan kepada Pak Presiden," tandas Tjahjo.

    Tjahjo juga menampik pengangkatan mantan Kapolda Jabar dan Metro Jaya tersebut berhubungan dengan Pilgub Jabar. Menurutnya, tak ada upaya politik yang dilakukan pemerintah. Apalagi hari pencoblosan sudah dekat waktunya.

    Polemik pejabat Polri jadi Pj Gubernur Jabar ini mencuat karena ada anggota Polri yang mencalonkan diri, yakni Irjen Pol Anton Charliyan yang juga mantan Kapolda Jabar. Anton mencalonkan sebagai wakil gubernur mendampingi Calon Gubernur Tb Hasanuddin yang diusung PDIP, yang merupakan partai pendukung pemerintah.

    "Sesuai aturan dan mekanisme yang ada, tah mau apa? Toh Pilkada tinggal seminggu, saya (juga) tanggal 21 melantik Penjabat Gubernur Sumut, 27 pencoblosan, mau apa? Yang penting melayani masyarakat, tata kelola pemerintahan harus berjalan dengan baik," ucapnya.

    Tjahjo pun menegaskan penunjukan Iriawan menjadi Pj Gubernur Jabar bukan pesanan dari istana atau Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Iriawan layak menjadi Pj Gubernur karena sudah tidak bertugas lagi di Mabes Polri, tapi sebagai pejabat Lemhanas. Dengan demikian Iriawan pun masuk kategori aparatur sipil negara (ASN) seperti yang diamanatkan undang-undang.

    "Pertimbangan pejabat TNI/Polri, tidak ada pertimbangan, sama-sama saja. Karena dia anak buahnya Pak Gubernur Lemhanas, dia Sestama setingkat eselon I, saya minta izin (pada Gubernur Lemhanas," kata dia.

    Mendagri menambahkan, secara umum tugas dan kewajiban Iriawan sebagai Pj Gubernur Jabar hampir sama dengan gubernur definitif. Namun ada sejumlah hal yang harus dikonsultasikan oleh seorang Pj Gubernur kepada Mendagri, khususnya terkait mutasi pejabat eselon.

    "Sama dengan gubernur (difinitif) ya, memimpin jalannya pemerintahan bersama DPRD membahas anggaran, membahas perda. Batasannya hanya kalau mau mengganti pejabat di lingkungan eselon II dan I harus izin Mendagri. Itu saja, yang lain sama saja," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Menpar: Wisata di Kota Bandung Sudah Paripurna
    AHY: Generasi Muda Siap, Indonesia Siap!
    Konsorsium Revisi Penlok LRT Jakarta-Bandung
    Pemprov Prioritas Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu
    Progres Proyek Bendungan Kuningan Sudah 84%
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google