Pos Indonesia
100.000 Operator Data Kependidikan Dukung Demiz
Istimewa Cagub Jabar nomor urut 4, Deddy Mizwar.

100.000 Operator Data Kependidikan Dukung Demiz

“Apabila nanti diizinkan Allah, beliau (Deddy Mizwar) terpilih menjadi gubernur. Kita barusan sudah menyampaikan kondisi dan situasi para opereator data pendidikan di lapangan, bahwa kita meruakan salah satu ujung tombak pendataan pendidikan di Indonesia,” ungkap Ketua Umum FOPPSI Jabar, R. Edi Kurniadi.

Dijelaskan, ada operator data kependidikan dalam tugas kesehariannya melakukan entri data termasuk segala jenis data yang berbentuk transaksional seperti data sertirfikasi guru dan tenaga kependidikan, biaya operasional sekolah, sampai entri data bantuan-bantuan anggaran sekolah dari pemerintah pusat.

“Itu semua berada di tangan operator-operator pendataan. Namun yang dialami operator di lapangan justru banyak mengalami keluh kesah baik secara hak maupun kewajibannya. Itu sangat jauh sekali, dari sisi kemanusiaan sudah tidak manusiawi karena apa yang dibebankan itu tidak sesuai dengan tupoksinya,” papar Edi.

Sedangkan dalam UU No 2 tahun 2011, segala sesuatu yang berhubungan dengan pendataan secara online hanyalah memelihara data kependidikan. Namun kenyataannya begitu banyak aplikasi lain di luar tugas pokok seperti aplikasi bantuan operasional sekolah, data aset sekolah, dan lainnya, yang harus dikerjakan pula oleh operator kependidikan.

“Itu bukan oleh fungsinya. Jadi, secara keseluruhan dirangkul sama dia,” katanya.

Sementara itu, masalah status kepegawaian, para operator ini tidak semua berstatus PNS, tetapi banyak pula yang non PNS. Kondisi ini terjadi di semua jenjang pendidikan, dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan dasar dan menengah di bawah kementerian pendidikan maupun kementerian agama, baik di sekolah negeri maupun swasta.

“Secara keseluruhan operator data kependidikan di Jawa Barat itu semuanya sekitar 100ribu orang. Masih banyak operator yang operator yang honornya Cuma 150ribu per bulan, terutama di tingkat PAUD, pendidikan dasar dan menengah,” papar Edi.

Atas kondisi itu, pihaknya berharap agar ke depan Deddy Mizwar jika terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023, bisa memberikan solusi, baik soal status maupun kesejahteraan mereka. (*)

fan

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
DPRD Jabar, Soroti Penggunaan Dana BOS untuk Keperluan Kuota Internet Peserta Didik
Jabar Targetkan 2 Juta Pelaku UMKM Dapat Bantuan Tunai dari Pemerintah Pusat
38 Orang Positif Covid-19, Gedung DPRD Jabar akan Ditutup
DPRD Jabar akan Fasilitasi Isolasi Mandiri 38 Orang Positif Covid-19
Pempov Jabar Bantu Pelaku Usaha UMKM Rp 2,4 Juta
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads