web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Demiz Mendulang Suara Sambil Ngabuburit
    Istimewa Demiz ngabuburit di Alun-alun Singaparna.

    Demiz Mendulang Suara Sambil Ngabuburit

    JuaraNews, Tasikmalaya - Calon gubernur (Cagub) Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar memiliki banyak cara untuk mendapatkan perhatian dan suara dari masyarakat selama bulan Ramadan.

    Dalam melakukannya tidak perlu dengan cara ribet dan formal, Demiz cukup melakukan beberapa hal sederhana. Seperti berbaur dengan masyarakat yang sedang ngabuburit atau melakukan kegiatan sambil menunggu waktu berbuka puasa.

    Itu juga yang dilakukannya saat melakukan kunjungan dan kampanye di Kabupaten Tasikmalaya. Demiz ngabuburit di tengah-tengah warga yang tumplek di Alun-alun Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (8/6/2018).

    "Kita terus bertemu masyarakat, di bulan puasa ini mengunjungi warga yang ngabuburit. Mudah-mudahan mendapatkan tambahan suara dari peserta ngabuburit ini," kata Demiz.

    Berdasarkan pantauan di Alun-alun Singaparna, kehadiran pria yang sering di sapa Demiz disambut antusias oleh warga. Warga bahkan berhamburan mendekatinya dan meminta berswafoto sekaligus menyalaminya.

    Selain itu, Demiz juga banyak menyapa masyarakat sembari membagikan alat peraga kampanye berupa, pin dan stiker bergambar dirinya bersama Dedi Mulyadi dengan bernomor urut Empat.

    Selain ngabubururit dan berbuka puasa di Tasikmalaya, Demiz juga melakukan sholat tarawihh bersama warga di masjid Agung Singaparna.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kecelakaan Arus Mudik 2018 Turun 17 Persen
    Aher: Selamat Bekerja Pak Iwan Bule
    Iriawan Janji Menjaga Netralitas di Pilgub Jabar
    Iriawan Pj Gubernur, Tjahjo Sebut tak Langgar UU
    Dubes RI untuk Tanzania Gelar Open House Lebaran
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google