web stats service from statcounter

Hot News

  • Rumah James Riady Digeledah KPK
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    • 18 Oktober 2018 | 09:58:00 WIB

    BUNTUT penangkapan Bupati Bekasi oleh KPK, rumah CEO Lippo Group James Riady digeledah lembaga anti rasuah tersebut.

Inspirasi

    Honorer Pemprov Jabar Dipastikan Terima THR
    Istimewa Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan.

    Honorer Pemprov Jabar Dipastikan Terima THR

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jawa Barat siap mengucurkan Tunjangan Hari Raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer senilai Rp100 miliar usai melakukan penyesuaian sejumlah pos anggaran.

    Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan Pemprov Jabar siap mengucurkan THR dan gaji ke-13 untuk ASN. Sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 903/3386/SJ, THR untuk kepala daerah, pimpinan dan anggota DPRD, serta ASN agar dialokasikan dari APBD dan untuk dibayarkan pada minggu pertama bulan Juni 2018 sebesar penghasilan pada bulan Mei 2018.

    Untuk pemberian gaji ke 13 diupayakan untuk dibayarkan pada minggu pertama bulan Juli 2018 sebesar penghasilan bulan Juni 2018. “Kami komit terhadap kesejahteraan aparatur sipil negara. Pemprov Jabar akan segera membayarkan THR dan gaji ke 13 untuk ASN,” ujar Aher.

    Sekda Provinsi Jabar Iwa Karniwa menambahkan, angka Rp100 miliar muncul setelah pihaknya menghitung komponen yang terdiri dari gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tambahan penghasilan PNSD atau tunjangan kinerja atau sebutan lainnya.

    “Sudah didapat angkanya Rp100 miliar, segera diproses untuk ditransfer ke rekening Rabu atau Kamis,” kata Iwa.

    Menurutnya angka tersebut akan disalurkan kepada sekitar 50.000 ASN Jabar dengan dominasi 27.000 guru SMA/SMK. Angka ini juga sudah meliputi THR bagi sekitar 24.000 honorer baik guru maupun yang ada di lembaga. “Semuanya sudah masuk hitungan. Uangnya sudah ada, jadi tidak ada diskriminasi semua dapat THR,” paparnya.

    Anggaran sebesar ini menurut Iwa didapat setelah pihaknya menyisir sejumlah pos dimana diantaranya berasal dari dana pos tidak terduga, sisa lelang dan kegiatan-kegiatan yang tidak dilaksanakan. “Insya Allah dari tiga poin itu dananya sudah cukup, tinggal proses administratif,” ujarnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    Wagub Jabar Pastikan Gelar RUPS BJB November
    Soal Bupati Bekasi, Uu Konsultasi dengan Mendagri
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Emil Ingin Jabar Jadi Provinsi Kopi Terbaik Dunia
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google