Hot News


Opini


  • Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam
    Peran Pemuda dalam Mekanisme Islam

    PEMUDA adalah pelopor perubahan di tangannya estapet kepemimpinan akan dilanjutkan. Untuk membentuk pemuda yang berjiwa pemimpin memerlukan banyak dukungan.

    Juli-Agustus, Pemprov Bebaskan BBNKB & Denda PKB



    Juli-Agustus, Pemprov Bebaskan BBNKB & Denda PKB
    Launching Pembebasan BBNKB Ke-2 dan Denda PKB. Istimewa

    JuaraNews, Bandung - Para pemilik kendaraan bermotor di Jabar, bisa menikmati program 'Bebas BBNKB ke-2 dan Denda PKB' pada saat pembayaran pajak di Kantor Samsat. Kebijakan Gubernur Jabar ini akan berlaku berlaku mulai tanggal 1 Juli sampai 31 Agustus 2018.

    Program ini diluncurkan berdasarkan keputusan Gubernur Jabar Nomor 973/147-Bapenda, tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif berupa Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kedua dan Seterusnya, serta Pembebasan Sanksi Administratif berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

    Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, program tersebut diluncurkan melihat banyak pihak yang melakukan jual beli kendaraan, namun banyak pula yang belum melakukan balik nama kepemilikan.

    "Banyak yang jual beli kendaraan dan boleh jadi belum balik nama. Soalnya ketika balik nama harus pakai biaya pajak banyak yang membiarkan jual beli kendaraan enggak balik nama. Ini untuk mengindentifikasi kendaraan milik siapa menjadi sulit. Maka dari itu kita bebaskan biayanya," kata Gubernur Aher pada acara Launching Pembebasan BBNKB Ke-2 dan Denda PKB di Kantor Samsat Jabar Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (31/5/2018).

    Pembebasan BBNKB Ke-2 dan denda PKB ini, juga ditujukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Karena sebagaimana diketahui, bahwa sektor Pajak Kendaraan menjadi penyumbang terbesar PAD di Provinsi Jabar. Untuk penyelenggaraan tahun ini, Aher menargetkan angka Rp 750 miliar.

    Adapun program ini berlaku bagi pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat di seluruh provinsi Jabar. "Kita punya pengalaman pada tahun 2016, menyelenggarakan program serupa selama tiga bulan dan lampauan pendapatannya mencapai Rp900 miliar. Makanya kita buka periode kedua ini," ungkap Aher.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Golkar Jabar Sosialisasi Omnibus Law Cipta Kerja, Nurul Arifin: Undang-undang Ini Lebih Banyak Manfa
    Asep “Acil” Saefudin: Sarbumusi Jabar akan Terus Advokasi Buruh
    Wagub Uu Dorong Sarbumusi Jabar Gelar Pelatihan bagi Pekerja
    ACT Bersama Lanal Bandung Kirim Bantuan Logistik Bantu Bencana Sulbar dan Kalsel
    Balai Mektan Kuliahkan 24 Office Boy dan Tukang Kebun
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads