Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Juli-Agustus, Pemprov Bebaskan BBNKB & Denda PKB
    Istimewa Launching Pembebasan BBNKB Ke-2 dan Denda PKB.

    Juli-Agustus, Pemprov Bebaskan BBNKB & Denda PKB

    JuaraNews, Bandung - Para pemilik kendaraan bermotor di Jabar, bisa menikmati program 'Bebas BBNKB ke-2 dan Denda PKB' pada saat pembayaran pajak di Kantor Samsat. Kebijakan Gubernur Jabar ini akan berlaku berlaku mulai tanggal 1 Juli sampai 31 Agustus 2018.

    Program ini diluncurkan berdasarkan keputusan Gubernur Jabar Nomor 973/147-Bapenda, tentang Pemberian Pembebasan Pokok dan Sanksi Administratif berupa Denda Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atas Penyerahan Kedua dan Seterusnya, serta Pembebasan Sanksi Administratif berupa Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

    Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, program tersebut diluncurkan melihat banyak pihak yang melakukan jual beli kendaraan, namun banyak pula yang belum melakukan balik nama kepemilikan.

    "Banyak yang jual beli kendaraan dan boleh jadi belum balik nama. Soalnya ketika balik nama harus pakai biaya pajak banyak yang membiarkan jual beli kendaraan enggak balik nama. Ini untuk mengindentifikasi kendaraan milik siapa menjadi sulit. Maka dari itu kita bebaskan biayanya," kata Gubernur Aher pada acara Launching Pembebasan BBNKB Ke-2 dan Denda PKB di Kantor Samsat Jabar Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (31/5/2018).

    Pembebasan BBNKB Ke-2 dan denda PKB ini, juga ditujukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Karena sebagaimana diketahui, bahwa sektor Pajak Kendaraan menjadi penyumbang terbesar PAD di Provinsi Jabar. Untuk penyelenggaraan tahun ini, Aher menargetkan angka Rp 750 miliar.

    Adapun program ini berlaku bagi pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat di seluruh provinsi Jabar. "Kita punya pengalaman pada tahun 2016, menyelenggarakan program serupa selama tiga bulan dan lampauan pendapatannya mencapai Rp900 miliar. Makanya kita buka periode kedua ini," ungkap Aher.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    63 Persen Kepatuhan Masyarakat Dipengaruhi Media   
    Siap-siap Menyapu Jalan, Bagi yang tak Bermasker
    Belasan Ribu Pelanggar Lalu Lintas Terjaring Operasi Patuh Lodaya
    Ke Satgas, Jabar Usul Gandeng Swasta dalam Testing PCR   
    Satgas Penanganan Covid-19 Berikan Bantuan Masker kepada Pemprov Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads