web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Sejak 2016, Zakat di Kota Bandung Naik Signifikan
    Istimewa Solihin menggelar safari Ramadan di Gedebage.

    Sejak 2016, Zakat di Kota Bandung Naik Signifikan

    JuaraNews, Bandung - Pjs Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin mengajak umat muslim menunaikan zakat sebagai bagian dari ketaatan menjalankan perintah agama. Selain menjadi kewajiban seorang muslim, zakat dapat membantu percepatan  pembanguan Kota Bandung.

    "Di bulan Ramadan yang suci ini, mari tunaikan zakat yang menjadi salah satu  kewajiban kita sebagai  umat muslim," ajak Solihin di Masjid  Abu Bakar Ash Shiddiq Komplek Cempaka Arum, Kelurahan  Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung Rabu, (30/5/2018).

    Solihin mengatakan, di bulan yang penuh berkah ini, kebaikan akan diberi ganjaran dua kali lipat. Namun umat Muslim juga harus mempertahankan konsistensi amal kebaikan setelah Ramadan. "Bulan yang penuh berkah, segala ibadah akan diberikan pahala yang berlimpah. Setiap ibadah akan dilipatgandakan jika kita bisa menjaga keteguhan ibadah," jelasnya.

    Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung mencatat, pada 2017 lalu, perolehan zakat fitrah mengalami peningkatan yang signifikan hingga 19% bila dibandingkan 2016 lalu. Di tahun 2016 terkumpul zakat sebesar Rp41,64 miliar. Sedangkan di 2017, zakat fitrah yang terkumpul sebesar Rp51,06 miliar.

    Salah satu bukti zakat bisa membantu percepatan pembangunan yaitu penyerahan bantuan sebesar Rp175 juta untuk 5 masjid di wilayah eks Gedebage. Solihin menyerahkan bantuan ini kepada Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Masjid  Baitul makmur kec Bandung kidul, Ponpes Marga Sari, Masjid Baitul Rahman, dan Masjid Al Ikhlas.

    Sebelumnya, Pemkot Bandung juga telah menyalurkan dana bantuan sebesar Rp185 juta untuk 6 masjid besar kecamatan dan 25 masjid kelurahan yang termasuk dalam Eks Wilayah Ujungberung. Setiap masjid besar menerima dana Rp10 juta. Sedangkan masjid tingkat kelurahan masing-masing menerima Rp5 juta.

    Menurut Solihin, dana ini berasal dari zakat wajib para ASN Pemkot Bandung yang dipotong langsung dari penghasilan tetapnya. “Tidak setiap harta yang dimiliki merupakan hak kita. Di dalam penghasilan tersebut ada hak orang lain yang lebih membutuhkan. Oleh karena itu, Pemkot Bandung memaksa zakat ditarik dari penghasilan," jelas Solihin.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kepengurusan Terancam Bubar, BBI%MC Lapor Polisi
    Emil Resmikan Block71 Bandung
    PR Summit Bandung Kampanyekan #ViralKabarBaik
    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap
    Kejahatan Marak, Pemkot Bakal Tambah Jumlah CCTV

    Editorial

      Info Kota

    • DAFTAR CALON TETAP

    • image006.png
    • image007.png
    • image010.png
    • image012.png
    • image098.png
    • image100.png
    • image102.png
    • image104.png
    • image162.png
    • image164.png
    • image166.png
    • image168.png
    • image239.png
    • image241.png
    • image245.png
    • image243.png