web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Demiz: Opini WTP Pemprov Jabar Harus Dipertahankan
    tim media deddy-dedi Deddy Mizwar

    Demiz: Opini WTP Pemprov Jabar Harus Dipertahankan

    JuaraNews, Bandung - Calon Gubernur (Cagub) Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar mengungkapkan, pemimpin Jabar ke depan harus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI kepada Pemprov Jabar.

    "Ya harus dipertahankan, saya kira bukan hal yang luar biasa, karena sudah mendapatkan 7 kali berturut-turut," di sela-sela kampanye di Kabupaten Bandung, Rabu (30/5/2018).

    Menurutnya, WTP merupakan kewajiban bagi setiap pemerintah daerah dalam melaporkan hasil keuangan daerahnya selama 1 periode tahun anggaran. "Jadi WTP sebetulnya bukan sebuah prestasi," ucapnya.

    Cagub yang berpasangan dengan Cawagub Dedi Mulyadi tersebut mengungkapkan, pada 2016, sebanyak 24 kota/kabupaten di Jabar mendapatkan WTP dari BPK RI. Sedangkan 3 daerah lainya, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, dan Kota Bandung hanya mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

    "Yang dipertanyakan ialah Kota Bandung mengapa belum pernah mendapatkan WTP. Barangkali mungkin tahun depan mendapatkan," ucapnya.

    Diketahui sebelumnya, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Jabar meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari PK RI ketujuh kalinya berturut-turut sejak tahun 2011. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Alumni Pesantren Persis Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin
    Emil Optimis Penanganan Citarum Harum Lebih Cepat
    Cipayung Kota Bandung Gelar Aksi Solidaritas
    Jabar Bergerak Siap Berkontribus Bangun Jawa Barat
    Uu Arahkan Pelaku Industri Beralih Segitiga Rebana

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.