web stats service from statcounter

Hot News

  • Rumah James Riady Digeledah KPK
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    • 18 Oktober 2018 | 09:58:00 WIB

    BUNTUT penangkapan Bupati Bekasi oleh KPK, rumah CEO Lippo Group James Riady digeledah lembaga anti rasuah tersebut.

Inspirasi

    5 SMPN di Kota Bandung Ini dapat Pengecualian
    Istimewa Kepala Disdik Kota Bandung, Elih Sudiapermana.

    5 SMPN di Kota Bandung Ini dapat Pengecualian

    JuaraNews, Bandung - Tahun 2018 ini, Pemkot Bandung mengecualikan lima SMP dari sistem zonasi umum dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Kelima SMP tersebut yaitu SMPN 2, SMPN 5, SMPN 7, SMPN 14, dan SMPN 44.

    Alasannya, lima sekolah tersebut terletak jauh dari kawasan permukiman sehingga tidak memungkinkan pemberlakuan sistem zonasi umum. Seperti diketahui, Kota Bandung menerapkan sistem zonasi pada proses PPDB.

    Salah satu komponen seleksi penerimaan siswa yaitu berdasarkan jarak antara sekolah dan tempat tinggal. Pada lima SMP itu, kuota zonasi diberlakukan hanya 50% dari daya tampung. Sedangkan di sekolah lain, kuota zonasi ditetapkan sebanyak 90%.

    Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Elih Sudiapermana menjelaskan, kebijakan itu diambil agar sistem zonasi di wilayah itu tidak terganggu. Pengurangan kuota zonasi akhirnya menjadi solusinya.

    "SMP 2, kalau 90% berdasarkan zonasi itu kira-kira akan sampai ke Antapani. Padahal di Antapani ada SMP 45, SMP 49. Termasuk ada SMP 22. Jadi nanti bisa ‘crowded’," ujar Elih.

    Sebagai penggantinya, Disdik Kota Bandung menerapkan kuota untuk jalur akademik khusus untuk di lima sekolah itu. Kuota yang disiapkan yaitu sebanyak 40% dari total siswa yang diterima. "Jalur akademik ini di sekolah lain tidak ada. Ini khusus untuk lima sekolah ini saja," imbuh Elih.

    Jalur akademik ini merupakan sistem seleksi berdasarkan jumlah nilai Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) ditambah nilai rata-rata raport sesuai ketentuan. Setelah komponen ini terpenuhi, barulah sistem akan menyeleksi sesuai zonasi.

    Sistem zonasi pada kategori ini tetap diberlakukan meskipun kuotanya diminimalisasi. Elih ingin agar siswa yang bertempat tinggal di lokasi itu tetap mendapatkan haknya untuk belajar di sekolah yang dekat.

    "(Prinsipnya) orang yang dekat (dengan sekolah) harus punya hak. Kita pakai zonasi ini kan supaya merasa punya hak kepada sekolah yang dekat," tutur Elih.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PR Summit Bandung Kampanyekan #ViralKabarBaik
    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap
    Kejahatan Marak, Pemkot Bakal Tambah Jumlah CCTV
    Pasar Gedebage Terbakar Lagi, 600 Kios Ludes
    Kota Bandung Raih 2 Penghargaan KDI 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota