web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Korban Keracunan Tutut di Bogor Terus Bertambah
    net

    Korban Keracunan Tutut di Bogor Terus Bertambah

    JuaraNews, Bogor - Korban keracunan tutut (keong sawah) di Kota Bogor hingga Minggu bertambah menjadi 89 orang. Pemkot Bogor sudah menetapkan Kejadian Luar Biasa untuk meningkatkan penanganan kasus tersebut.

    Menurut Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Yuniarto Budi Santoso, korban terus berdatangan ke sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat hingga Minggu pagi. "Beberapa korban juga diinfus di rumah karena di sana ada petugas kesehatan juga," ucapnya.

    Jumlah korban yang dirawat di rumah tercatat sebanyak 20 orang. Perawatan tersebut menurut Budi, lebih berdasarkan keinginan pribadi korban karena perawatan korban bisa dialihkan ke Puskesmas lain apabila tidak tertampung di satu Puskesmas.

    Budi menyebutkan jumlah keseluruhan korban yang dirawat di Puskesmas sebanyak 45 orang. Para korban dibagi ke sejumlah Puskesmas yakni Puskesmas Bogor Utara (17 orang), Tanah Sareal (11), Mekar Wangi (5), Merdeka (8), dan Pasir Mulia (4).

    Sebagian besar korban diketahui berasal dari Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara. "Beberapa (korban) sudah dirujuk untuk pulang karena dilihat kondisinya sudah membaik. Ada delapan orang," kata Budi menyebutkan.

    Namun, sebanyak 22 korban harus dirujuk ke rumah sakit karena kondisinya lebih parah. Di antaranya ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor (15 orang), RS Azra (3), RS Mulia (3), dan di RS Vania (1). Budi menyebutkan sebagian besar korban masih berusia anak-anak.

    “Para korban mengaku mengonsumsi masakan tutut yang dijual. Tidak lama mereka mengalami gejala mual, diare dan muntah,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Gubernur Jabar Sedih dengan Kasus Bupati Cianjur
    Pemprov Jabar Beri
    Bupati Cianjur Mundur dari Ketua Garda NasDem
    Diduga Terima Suap, Bupati Cianjur Ditangkap KPK
    Ahmad Irfan Dicopot dari Jabatan Dirut BJB

    Editorial

      Advertisement On Google