web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Aher Ungkap Kunci Sukses 10 Tahun Pimpin Jabar
    Istimewa Aher saat menggelar safari Ramadan di Kampus UII.

    Aher Ungkap Kunci Sukses 10 Tahun Pimpin Jabar

    JuaraNews, Sleman - Ahmad Heryawan (Aher) yang beberapa bulan lagi akan menyelesaikan masa baktinya sebagai Gubernur Jabar mengungkap kunci sukses seorang pemimpin yang dicintai rakyatnya.

    Menurut Aher, setiap orang harus memiliki sifat jujur. Sebab lewat kejujuran, seorang pemimpin akan meningkatkan kemampuan manajerial dan senantiasa membangun kelihaian berkomunikasi lewat kejujuran. Sebab sifat jujur akan membawa hati yang tulus.

    "Berbagai kebaikan pangkalnya jujur. Jadi profesional dalam menjalankan kepemimpinan juga modalnya jujur," kata Aher dalam kegiatan Senja Safari Iman Ramadan 1439 Hijriyah di Masjid Ulil Albab, Kampus Terpadu Universitas Islam Indonesia (UII) Sleman, Yogyakarta, Sabtu (26/5/2018).

    Menurutnya, kejujuran akan membuka sifat, atau karakter kepemimpinan lainnya. Seperti antusiasme yang tulus, menularkan gairah bekerja, antusiasme terhadap suatu tujuan organisasi yang dipimpinnya. Menurutnya, kunci dari kepemimpinan adalah kejujuran.

    Kejujuran juga akan secara otomatis membawa kebaikan, dan kebaikan akan membimbing seorang menuju syurga Allah Azza Wa Zala di akherat kelak. "Hendaklah kalian berkomitmen dengan kejujuran, kejujuran membimbing pada kebaikan, dan kebaikan membimbing kita pada syurga," ujar Aher mengajak para pemuda yang hadir di majelis tersebut.

    Aher menambahkan, dengan kejujuran akan muncul sebuah integritas untuk bekerja secara benar dan penuh kesungguhan. Digabungkan dengan kemampuan komunikasi yang baik, hasilnya akan sangat dahsyat dalam menjalankan kepemimpinan.

    "Pemimpin harus mau mendengarkan masukan, baik yang bernada halus maupun sarkastik. Terima saran dan masukan dari segala arah," katanya menyampaikan tips kesuksesan kepemimpinannya selama 10 tahun jadi Gubernur Jawa Barat.

    Pemimpin juga harus terus meningkatkan kompetensi manajerialnya. Dengan demikian, ia akan mampu memberdayakan bawahannya dengan optimal. Peningkatan kemampuan bawahan akan memunculkan loyalitas yang bersifat timbal balik.

    “Bila sudah muncul kepercayaan atasan pada bawahan dan sebaliknya loyalitas bawahan terbentuk, maka seorang pemimpin akan mampu memutuskan secara benar bila itu untuk kemasalahan rakyat, dan berani mengambil segala resikonya atas keputusannya itu. Itulah yang akan memunculkan kharisma pada diri pemimpin. Seseorang akan hadir menjadi pemimpin yang berkarakter, dengan menunjukkan ketulusan sebagai citranya,” ujarnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Diduga Terima Suap, Bupati Cianjur Ditangkap KPK
    Ahmad Irfan Dicopot dari Jabatan Dirut BJB
    MQK Cara Jabar Tumbuhkan Minat Baca Kitab Kuning
    Akademi Citarum Tanam Dua Jenis Bambu Endemik
    Ridwan Kamil Launching Desa Digital

    Editorial

      Advertisement On Google