web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Aksi Ngabuburit Sambil Balap Liar Dibubarkan
    net

    Aksi Ngabuburit Sambil Balap Liar Dibubarkan

    JuaraNews, Tasikmalaya – Petugas gabungan dari TNI-Polri membubarkan sekelompok anak muda yang kerap melakukan aksi balapan liar. Sebabnya aksi balapan liar itu sangat meresahkan warga dan pengendara lainya.

    Ajang balapan liar yang dilakukan para remaja setiap sore di bulan Ramadan masih kerap terjadi di Jalan Raya Mangin dan Seputaran Lanud Wiriadinata Tasikmalaya. Padahal di kawasan tersebut petugas sering melakukan patroli.

    Menurut Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yudiono mengatakan pihaknya melaksanakan razia di dua lokasi jalan Raya Mangin dan Lanud. Dua lokasi itu sering dijadikan tempat arena balapan liar oleh para remaja. 

    "Para pembalap liar tetsebut berdatangan dari daerah seputaran lokasi Cineureum, Tamansari, Tawang dan Mangkubumi serta Indihiang," sebutnya.

    Untuk menghindari hal-hal yang tidak diingkan, kata Yudiono, perlu dilakukan patroli secara rutin agar bisa menekan pelaku-pelaku balapan liar.  "Jika ditemukan kelompok anak muda yang berkumpul, kami langsung memberikan pengarahan dan menyuruh bubar untuk pulang ke rumah masing-masing," tegasnya.

    Diharapkan dengan terus-menerusnya dilakukan patroli dikawasan tersebut tidak ada lagi yang balapan liar.  Selain membubarkan balapan liar, petugas juga mengamankan sebanyak 20 ribu petasan di Jalan Mang Koko Kecamatan Indihiang dan pemiliknya langsung diperingatkan. (*)

     

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kecelakaan Arus Mudik 2018 Turun 17 Persen
    Aher: Selamat Bekerja Pak Iwan Bule
    Iriawan Janji Menjaga Netralitas di Pilgub Jabar
    Iriawan Pj Gubernur, Tjahjo Sebut tak Langgar UU
    Dubes RI untuk Tanzania Gelar Open House Lebaran
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google