web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Perusahaan di Purwakarta Buang Limbah ke Citarum
    net

    Perusahaan di Purwakarta Buang Limbah ke Citarum

    JuaraNews, Purwakarta – Belasan perusahaan di Purwakarta yang membuang limbah ke Sungai Citarum sedang diselidiki oleh petugas Polres Purwakarta.

    "Hasil penyelidikan jajaran kami, di wilayah hukum Polres Purwakarta ini ada sekitar 16 perusahaan yang terindikasi mencemari Sungai Citarum,"  ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Agta Bhuwana, Jumat (25/5/2018).

    Pihaknya masih mengumpulkan bahan keterangan lainnya untuk proses penyelidikan. Selain itu Polres Purwakarta pun telah memanggil pihak-pihak terkait untuk nantinya dimintai keterangan.

    "Jadi untuk sementara fakta dan temuan yang berhasil diperoleh di lapangan, belasan perusahaan itu tidak mengantingi izin pengolahan limbah,” terangnya.

    Dia pun menegaskan setelah dikeluarkannya peraturan presiden mengenai Citarum Harum, jajarannya terus mengintensifkan pengawasan terhadap perusahaan yang ada. Terutama, perusahaan yang berada di sepanjang DAS Citarum.

    "Setiap hal yang berkaitan dengan Sungai Citarum, pasti akan terus kami awasi. Kami pun tak segan menindak siapapun yang mencemari Citarum," tegasnya.  

    Polres Purwakarta pun tak main-main dengan penutupan ini, sebelumnya pada Kamis 24 Mei 2018 telah menutup outlet pengolahan limbah dari PT Indonesia Libolon Fiber System. Tepatnya di Desa Kembangkuning, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Realisasi Tol Bandung-Tasikmalaya Tergantung Pusat
    Iriawan Dapat Dukungan dari Sesepuh & Ulama Jabar
    Pj Gubernur Jabar Minta KPU Jamin Hak Pemilih
    Kasus Kecelakaan Arus Mudik 2018 di Jabar Turun
    Iriawan Butuh Dukungan dan Kepercayaan Masyarakat
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Hari Raya Idul Fitri
      Selamat Hari Raya Idul Fitri

      DENGAN rasa suka cita dan senang, kita menyambut Hari Kemenangan, bercampur sedih, karena kita ditinggalkan bulan Ramadan yang penuh berkah.

      Advertisement On Google