web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kasus TKI Meninggal asal Subang Cukup Banyak
    net

    Kasus TKI Meninggal asal Subang Cukup Banyak

    JuaraNews, Subang – TKI asal Subang yang meninggal dunia di luar negeri sepanjang tahun 2018 ini cukup banyak. Tidak hanya itu sepanjang tahun ini juga ada sebanyak 13 orang dan kebanyakan yang sudah habis masa kerjanya maupun pasportnya alias overstay.

    "Kasus TKI yang meninggal asal Subang cukup banyak, ini saja kami lagi di jalan keluar dari Bandara membawa jenazah yang meninggal akibat sakit, serangan jantung," tutur Kasie Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Subang, H. Indra Suparman S.H, Kamis (24/5/2018).

    Dia menyebutkan, jenazah yang tercatat ke-13 atas nama Enjum(43) binti Umang Sayun asal Dusun Bungur Gede RT 01/06 Desa Sukahaji Kec.Ciasem Subang. Almarhum dikabarkan meninggal dunia di salah satu Rumah Sakit Sultan Qaboos University di Oman karena serangan jantung.

    Padahal pihaknya pada Selasa (22/5/18) baru saja memulangkan jenazah Otin, TKI asal Kebondanas Kec.Pusakajaya yang meninggal dunia di Kuwait. "Kami bersama paguyuban  petugas perekrut pekerja migran Indonesia (P4MI) yang diketuai Udin Wahyudin terus berusaha memberikan pelayanan," ucapnya.

    Diakuinya dengan banyaknya  TKI asal Subang yang masih rela memilih tinggal dan bekerja di negara tersebut walaupun masa kerjanya sudah habis sehingga statusnya menjadi TKI Overstay. "Anehnya pasport TKI tersebut bisa diperpanjang di KBRI setempat. Harusnya mereka dipulangkan saja karena sejak 2015 pengiriman TKI ke Timur Tengah sudah ditutup untuk TKI non formal seperti PRT,” pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Ahmad Irfan Dicopot dari Jabatan Dirut BJB
    MQK Cara Jabar Tumbuhkan Minat Baca Kitab Kuning
    Akademi Citarum Tanam Dua Jenis Bambu Endemik
    Ridwan Kamil Launching Desa Digital
    Menag Minta Guru Besar Aktif Wujudkan Keberagaman

    Editorial

      Advertisement On Google