2 Pengeroyok Anggota DPRD Karawang Jadi Tersangka - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    2 Pengeroyok Anggota DPRD Karawang Jadi Tersangka
    net

    2 Pengeroyok Anggota DPRD Karawang Jadi Tersangka

    JuaraNews, Karawang – Polres Karawang menetapkan dua tersangka dalam kasus pengeroyokan anggota DPRD Karawang, Hitler Nababan, Selasa (22/5/2018). Hitler dikeroyok setelah memposting gambar Amien Rais dan Habib Rizieq di grup Whatsapp.

    “Sebelumnya jajaran Satreskrim Polres telah memeriksa  tujuh orang saksi dalam peristiwa tersebut, dan setelah melakukan pendalaman akhirnya ditetapkan dua orang sebagai tersangka,” terang Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, di Mako Polres Karawang, Rabu (23/5/2018).

    Dia menjelaskan penetapan tersangka itu setelah melalui tahapan pendalaman alat bukti, seperti rekaman video dan keterangan para saksi. Saat ini kedua tersangka sedang diperiksa oleh Satreskrim Polres Karawang. Mereka adakah N dan AM, warga Karawang.

    Menurut Slamet, perbuatan yang dilakukan kedua tersangka merupakan perbuatan yang bersifat pribadi, sehingga tidak terkait dengan institusi, ormas, dan perusahaan manapun. Perbuatan yang disangkakan kepada para tersangka adalah  tindak pidana melakukan kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang. "Mereka dijerat pasal 170 KUHP," ucapnya.

    Ketika ditanya apakah para tersangka akan ditahan atau tidak, Kapolres menyebutkan, pihaknya masih memiliki waktu pemeriksaan selama 1 x 24 jam. Setelah waktu pemeriksaan habis, berdasarkan pertimbangan subjektif dan obejktif, penyidik akan menentukan apakah tersangka dikenakan penahanan atau tidak. "Dengan kata lain tersangka bisa ditahan, bisa juga tidak," ujarnya.

    Disebutkan juga, sejauh ini HN memang belum melapor atas kejadian yang menimpanya. Meski begitu polisi tetap memproses kasus tersebut karena bukan merupakan delik aduan. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Aktivitas Masjid pada New Normal Hanya di Zona Biru
    10 Provinsi tak Laporkan Adanya Penambahan Covid-19
    Pemerintah Ijinkan 102 Zona Hijau Kembali Produktif, Jawa Barat tak Termasuk
    Situasi Terkendali, RSHS Bandung Siap Buka Layanan Kesehatan Non-COVID-19
    8 Daerah tak Laporkan Penambahan Positif Covid-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads