PT POS

Hot News


JN-TAM

Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    BKPP Monitor Kinerja ASN Selama Ramadan



    BKPP Monitor Kinerja ASN Selama Ramadan
    Plt Kepala BKPP Kota Bandung, Atet Dedi Handiman. Istimewa

    JuaraNews, Bandung - Berpuasa di bulan Ramadan bukanlah penghalang untuk beraktivitas. Bahkan, Pemkot Bandung telah mewajibkan pelayanan publik berjalan normal meskipun jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) mengalami penyesuaian.

    Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Atet Dedi Handiman mengaku, telah memantau sejak hari pertama puasa. Pihaknya yakin aktivitas ASN tetap berjalan seperti biasanya.

    "Tidak ada perbedaan kinerja bulan Ramadan atau non Ramadan. Hasil evaluasi, kehadiran PNS Kota Bandung 97% saat pukul 10.00 WIB di hari pertama," ungkap Atet dalam Bandung Menjawab di Media Lounge Balai Kota Bandung, Selasa (22/5/2018).

    Hal tersebut menunjukkan, hanya 3% ASN yang tidak hadir di hari pertama. Atet menerangkan, ketidakhadiran tersebut bisa karena sakit, cuti, dan alasan lain.

    "Pemantauan kinerja tentu kita lakukan. Kita punya instrumen pengukuran secara digital melalui E-Remunerasi Kerja (E-RK)," kata Atet.

    E-RK tersebut mengukur kinerja ASN dilihat dari daftar masukan yang dibuat. Pada Ramadan ini, ASN diwajibkan memenuhi jam kerja minimal 32,5 jam per minggu.

    Penilaian ASN, lanjut Atet, dilakukan berdasarkan berbagai indikator. Di antaranya adalah aktivitas kerja, pencapaian Indikator Kinerja Utama, dan pengukuran kinerja individu.

    "Kinerja individu itu penilaiannya 360 derajat. Jadi atasan menilai bawahan, bawahan menilai atasan, bawahan satu sama lain juga saling menilai," paparnya.

    Dengan cara tersebut, E-RK tidak hanya mengukur kinerja tetapi juga perilaku. Itulah sebabnya ASN Kota Bandung tetap harus memiliki karakter yang baik disamping kinerja yang optimal.

    Pemkot Bandung juga menerapkan reward and punishment yang seimbang. Jika ASN melakukan pelanggaran, E-RK akan memotong tunjangan kerja dinamis sesuai dengan jenis pelanggarannya.

    "Untuk yang berprestasi juga kita beri apresiasi. Misalnya ada yang disekolahkan ke luar negeri untuk ikut pelatihan. Itu bagian dari pemberian reward," ucap Atet.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Diskominfo Kota Bandung Launching CSRIT, Siap Kawal Keamanan Siber
    Ditunjuk jadi Plt Wali Kota Bandung, Yana Mulyana Siap Wujudkan Mimpi Alm Oded M Danial
    Resmikan Laswee Creative Space, Pemprov Jabar Sediakan Ruang bagi Masyarakat untuk Berkreasi
    Masuk Gasibu, Warga Harus Skrining lewat Aplikasi Peduli Lindungi
    Perbaikan Pipa PDAM yang Pecah di Jalan RE Martadinata Kota Bandung Hampir Rampung
    Berita Terdahulu
    Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

    Info Kota


    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads