web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Demiz Dorong NU Ciptakan Wirausahawan Baru
    Istimewa Demiz silaturahmi dengan pengurus NU Kota Depok.

    Demiz Dorong NU Ciptakan Wirausahawan Baru

    JuaraNews, Depok - Calon Gubernur Jabar 2018 nomor urut 4, Deddy Mizwar mengajak kalangan ulama di Jabar tidak hanya fokus pada syiar agama, juga turut berperan aktif menciptakan wirausahawan atau pelaku usaha baru sejalan dengan program Pemprov Jabar.

    Hal itu diungkapkan Demiz ketika bersilaturahmi dengan pengurus Nahdlatul Ulama Pengurus Cabang (PC NU) Kota Depok, Minggu (20/5/2018). Demiz mengatakan, banyak hal yang didiskusikan, yang intinya membangun Jabar ke depan khususnya dalam penguatan syiar Islam.

    Demiz menegaskan, penguatan moral melalui keagamaan ini sangat penting dilakukan, khususnya bagi generasi muda, mengingat Indonesia tengah menghadapi era bonus demografi pada 2030 mendatang.

    "Maksud kedatangan saya ke sini, kita sama sama membahas Jabar ke depannya seperti apa, khusunya di bidang keagamaan. Insyaalloh jika saya ditakdirkan jadi gubernur, kan udah enak nanti kerja samanya, bagaimana peran PCNU atau NU nanti," ungkap Demiz.

    Namun harusnya, lanjut dia, ada atau tidak ada dirinya di lingkup pemerintahan, peran NU harus tetap besar, khususnya dalam membuka akses pendidikan ummat. "Karena PCNU adalah modal sosial untuk pendidikan ummat," katanya.

    Kerja sama dengan NU, lanjut dia, tinggal melanjutkan saja seperti yang sudah dijalani, seperti bantuan pembangunan kobong atau pondokan santri di pesantren, ruang kelas baru, pengembangan madrasah diniyyah, dan lainnya.

    "Juga kewirausahaan karena  jaringan NU sangatlah besar. Ini pasar, NU harus memanfaatkan jaringannya sendrii d masyarakat," katanya.

    Itulah kenapa, kata Demiz, salah satu program prioritas Jabar 2018-2023, yang dicanangkan diri  bersama pasangannya, Dedi Mulyadi, adalah kewirausahaan, sertifikasi dan uji kompetensi bagi pekerja. Terlebih masyarakat Jabar termasuk Indonesia secara keseluruhan hingga saat ini masih terbilang rendah dalam rasio jumlah pengusaha.

    Idealnya, papar Demiz, rasio pengusaha di sebuah megara minimal 4% dari jumlah penduduk secara keseluruhan. Sedangkan jumlah pengusaha Indonesia masih di angka 3%. “Rasul aja pengusaha, usia 25 tahun sudah kaya raya, bisa melamar Siti Khadijah dengan mahar 100 ekor unta. Tapi kenapa kebanyakan masyarakat kita masih mengejar jadi pekerja," katanya.

    Padahal sumber daya alam Indonesia, apalagi Jabar, sangatlah subur. "Di kita (Jabar) itu makan rambutan aja, lalu bijinya kita buang, minggu depan sudah tumbuh. Kenapa wirausahawan kita susah tumbuh," katanya.

    Maka dari itulah, dirinya membidik generasi muda, termasuk yang dikelola ormasinasi NU, untuk didorong menjadi pelaku-pelaku wirausaha dengan program prioritas yang telah direncanakannya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Iriawan: Maknai HUT RI dengan Aksi Nyata
    Indonesia Jadi Tujuan Melanjutkan Pendidikan
    PT KAI Siap Sukseskan Asian Games 2018
    Aher tak Bisa jadi Calon Wakil Gubernur DKI
    RSHS Bandung, RS rujukan Atlet Asian Games 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Dirgahayu Republik Indonesia
      Dirgahayu Republik Indonesia

      PADA 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Memeringati terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan.

      Advertisement On Google