web stats service from statcounter

Hot News


  • Plt Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Ditahan
    Plt Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Ditahan
    • 26 Maret 2019 | 02:59:00 WIB

    SATGAS Anti Mafia Bola Polri resmi menahan mantan Plt Ketim PSSI Joko Driyono, tersangka kasus dugaan pengaturan skor, Senin (25/3/2019).

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Tjetje: Calon Merasa Akademis, Ya Jadi Dosen Aja
    net Tjetje Hidayat Padmadinata

    Tjetje: Calon Merasa Akademis, Ya Jadi Dosen Aja

    JuaraNews, Bandung - Politisi senior yang juga budayawan Jabar, Tjetje Hidayat Padmadinata memandang, rakyat Jabar mestinya memilih calon pemimpin yang memiliki ketajaman naluri politik.

    Dia menekankan, masyarakat jangan terkecoh dengan sosok calon yang terlalu menonjolkan kemampuan akademik atau keilmuan, sedangkan naluri politiknya tidak kentara. Pasalnya, negara Indonesia pun didirikan oleh orang-orang yang memiliki ketajaman politik, bukan akademisi.

    "Jangan lupa, naluri pun, insting (politik) harus diperhitungkan. Karena guru-guru saya itu angkatan 28, seperti Soekarno, (Mochamad) Hatta, (Sutan) Syahrir, Natsir, Agus Salim, tidak ada yang doktor. Tapi negeri ini didirikan oleh mereka. Jadi sekali lagi, (calon gubernur) yang merasa hebat secara akademis, ilmiah, ya jadi dosen saja," tegas Tjetje saat dikunjungi Cagub Jabar nomor urut 4 Deddy Mizwar di kediamannya, Jalan Sagitarius Raya Kota Bandung, Jumat (18/5/2018).

    Tjetje mencontohkan, kualitas politik di DKI Jakarta, yang akhirnya bernilai sangat rendah karena diisi oleh banyak orang dengan ketajaman naluri politik yang tumpul. Menurutnya, penurunan kualitas politik di Ibu Kota ini karena banyaknya orang pintar yang hanya cari muka demi kenyamanan pribadinya. Dia berharap hal itu tidak terjadi di Jabar.
     
    "Kalau jadi orang, apalagi jadi pemimpin, harus punya harga diri. Itulah politisi sekarang. Jadi, orang Bandung itu sekarang sudah kena mental bawahan, hampir semuanya. Orang Bandung sekarang itu lain dengan di zaman saya," ungkap Tjetje.

    Lebih jauh, Tjetje menilai, politisi-politisi Jabar saat ini sudah mengalami penurunan nilai atau tidak memiliki daya tawar tinggi. Bahkan dia mengharapkan Bandung sebagai muara politik Jabar tak ubahnya seperti Barcelona di Spanyol.

    "Bandung itu Barcelona-nya Indonesia. Orang yang berani berbeda pendapat dengan Madrid di zaman pemerintahan Jenderal Franco, ya orang Barcelona. Nah obsesi saya Bandung itu jadi Barcelona-nya Indonesia," tegasnya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Plt Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Ditahan
    Polda, TNI  gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019
     Proyek Infrastruktur Ditarget Rampung pada 2023
    Bahas TAP Jabar, DPRD Kembali Undang Pemprov
    Jumlah Mahasiswa Baru Jalur SNMPTN 2019 Turun

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.