blog counter

Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    Aher-Netty Makan Sahur Pertama di Pesawat



    Aher-Netty Makan Sahur Pertama di Pesawat
    Ahmad Heryawan dan Netty Prasetyani. Istimewa

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menjalani sahur pertamanya di pesawat dalam perjalanan menuju Tunisia untuk memenuhi undangan dari Menteri Pembangunan, Investasi dan Kerja Sama Luar Negeri Tunisia.

    Aher beserta istri, Netty Heryawan, berangkat beserta rombongan Pemprov dan Kadin Jabar, pada Rabu (16/5/2018) malam dari Cengkareng. Rombongan di antaranya Asisten Ekonomi Pembangunan Pemprov Jabar, Eddy Nasution dan Ketua Kadin Jabar, Agung Suryamal Sutrisno.

    Menurut rencana Aher akan diterima Menteri pada Jumat (18/5/2018) pukul 09.00 waktu setempat. Sore harinya  courtesy call akan diterima langsung oleh Perdana Menteri Tunisia Youssef Chahed , dan pada malam hari rombongan juga akan diterima Dubes RI untuk Tunisia, Y.M. Ikrar Nusa Bakti. Agenda yang akan dibahas semuanya terkait dengan rencana kerja sama sister province antara provinsi Jabar dengan Sousse dan menjajaki kemungkinan Jabar berinvestasi di Tunisia.

    “Ke Tunisia kita akan bahas sister province dan investasi, Ini berarti perjalanan panjang sekitar 14 jam, waktu untuk puasa perdana akan banyak dihabiskan di pesawat, saya dan istri akan sahur pertama juga di pesawat," ujar Aher kepada Tim Humas Jabar saat transit di Doha, Kamis (17/5/2018) waktu setempat.

    Langkah Jabar dalam dua tahun terakhir  yang aktif dalam menjalin kerja sama luar negeri dengan banyak mitra luar, pada akhirnya mendapat perhatian khusus dari Tunisia. Melalui suratnya beberapa waktu lalu, Tunisia mengundang Gubernur Jabar beserta Kadin Jabar untuk menjajal kerja sama investasi di negeri zaitun itu.

    “Kerangka kerja sama luar negeri yang sudah dibangun sejauh ini adalah dengan skema sister province, itu memungkinkan seluruh pola kerja sama mulai ekonomi, pendidikan hingga pertanian bisa berkembang jauh, saling menguntungkan dan memiliki payung hukum yang kuat," jelas Aher.

    Sementara itu, meski belum memiliki portofolio bisnis di Tunisia, namun Ketua Kadin Jabar sangat menyambut baik undangan berinvestasi di Tunisia. “Pengusaha Jabar menyambut baik undangan ini, kami nilai ini pertanda baik ada pemerintah yang progressif mengundang pengusaha, kita akan jajaki nanti aspek kelayakannya," ujar Agung Suryamal.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemprov Jabar Targetkan Penurunan Stunting 14 Persen di 2024
    Tekan Korupsi, Mendagri Dorong Digitalisasi di Lingkungan Pemerintah
    Atasi Sampah di 4 Daerah, Pemprov Jabar Gandeng Waste4Change dan Sungai Watch
    IKA Muda Unpad Dukung Ridwan Kamil Jabat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara
    Gubernur Ridwan Kamil Pertimbangkan Bangun Kampung Inggris di Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads