Editorial


    Hot News


    Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

    Opini


    • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
      Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

      TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

      Ramadan, Ineu: Harga Kebutuhan Pokok Stabil



      Ramadan, Ineu: Harga Kebutuhan Pokok Stabil
      Ineu saat sidak ke Pasar Cileunyi juaranews/abdul basir

      JuaraNews, Bandung - Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari meminta Komisi II yang membidangi perekonomian untuk terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat, khususnya di pasar tradisional menjelang, selama Ramadan, dan mendekati Idul Fitri nanti.

      Hal tersebut diungkapkan Ineu saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pasar untuk memantau harga ke Pasar Sehat Cileunyi Kabupaten Bandung bersama Komisi II DPRD Jabar, Rabu (16/5/2018).

      “Saya minta agar Komisi II agar terus memantau harga-harga kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri nanti,” ungkap Ineu seuasi sidak di Pasar Sehat Cileunyi.

      Selain melaksanakan sidak ke pasar-pasar tradisional, para wakil rakyat pun terus melakukan koordinasi dengan tim inflasi daerah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

      “Kami terus melakukan kordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dalam hal ini tim inflasi daerah agar stabilitas bahan kebutuhan pokok ini terus terjaga,” kata Ineu.

      Ineu pun berharap, pada Ramadan tahun ini harga kebutuhan pokok tidak mengalami kenaikan signifikan. “Semoga harga kebutuhan pokok tersebut tidak terus mengalami kenaikan, dan tidak ada oknum yang melakukan penimbunan barang pokok jelang Hari Raya Idul Fitri," ucapnya

      Pada kesempatan tesebut, sidak yang didampingi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar, terpantau harga-harga kebutuhan pokok relatif stabil. Meskipun daging dan telur mengalami kenaikan harga karena kebutuhan masyarakat terhadap 2 kebutuhan tersebut memang meningkat.

      “Berdasarkan pantauan kami, memang harga-harga relatif stabil. Kalaupun ada peningkatan misalnya beras, itu masih wajar karena ini hari pertama puasa,” kata Ketua Komisi II Didi Sukardi yang turut mendampingi Ketua DPRD.

      Didi juga berharap harga-harga bertahan stabil sampai Lebaran nanti, meskipun diakuinya hal itu bergantung permintaan dan penawaran. “Harga pasti naik kalau permintaan meningkat,” ucapnya.

      Didi mengatakan, harga kebutuhan meningkat bukan karena barangnya tidak ada ,namun karena meningkatnya permintaan. Menurutnya, yang perlu dikhawatirkan adalah bila kenaikan barang disebabkan ketiadaan barang di pasar. Karena itu, tegasnnya, pemantauan perlu untuk melihat apakah nantinya perlu dilakukan intervensi atau tidak.

      “Untuk itu, kami berkoordinasi dengan dinas terkait serta Bulog bilamana nantinya diperlukan intervensi pasar,” ujar Didi seraya menambahkan, di Jabar sendiri sejauh ini persediaan kebutuhan pokok untuk Ramadan dirasakan cukup. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Terkait
      Berita Lainnya
      DPRD Jabar Pastikan Semua Siswa Dapat Ikuti Ujian Sekolah
      Warga Sukajaya Bogor Minta Hunian Tetap Kepada Wakil Ketua DPRD Jabar
      Anggota Komisi V DPRD Jabar Kutuk Keras Kasus Asusila Terhadap Santriwati
      Dana BOP tak Kunjung Cair, Achmad Ru'yat Hubungi Kepala BPKAD Jabar
      Masyarakat Tugujaya Inginkan Pembinaan Organisasi Tunjang Kesejahteraan
      Berita Terdahulu

      Jabar Juara


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)