web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate
    Emil-Uu Resmi Berkantor di Gedung Sate

    EMIL melakukan sertijab dengan Mochamad Iriawan yang sebelumnya sebagai Pj Gubernur di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (6/9/2018).

    Hot News

    Inspirasi

      Debat Kedua Pilgub Jabar Berlangsung Aman
      net

      Debat Kedua Pilgub Jabar Berlangsung Aman

      JuaraNews, Bandung - Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengungkapkan pelaksanaan Debat Publik kedua Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 yang digelar di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Senin (14/5/2018) malam, berlangsung aman pasca-terjadinya teror di berapaan daerah di Indonesia, khususnya Surabaya.

      Yayat mengaku yakin pihak Kepolisian siap siaga dalam mengamalkan pelaksanaan debat calon gubernur dan wakil gubernur tersebut. Meskipun jarak debat kedua kali ini tidak jauh dari lokasi terjadi kerusakan teroris di Mako Brimob, Kelapa Dua Depok.

      "Insya Allah debat pilkasa Jabar tidak akan terganggu, meskipun jaraknya hanya 1-2 dari Mako Brimob," ucap Yayat.

      Yayat mengungkapkan, proses pelaksanaan Pilkada serentak di Jabar tidak terganggu meski masih ada aksi teror di beberapa daerah. "Kita tidak terpengaruh sedikitlun dengan adanya teror yang terjadi. KPU Jabar percaya diri walaupun ditakut-takuti," tandasnya.

      Yayat pun meminta masyarakat tidak takut dengan ada teror tersebut, karena teror tersebut harus dilawan bukan untuk ditakuti. "Pilkada Jabar tetap aman. Karana warga Jabar tidak bisa ditakut-takuti. Teroris harus kita lawan, jangan kita dikejar-kejar teroris tapi kita yang harus mengejar teroris," tandasnya.

      Pelaksanaan debat sendiri berlangsung seru. Debat yang dihadiri keempat pasangan calon tersebut tetap berlangsung kondusif kendati sempat diwarnai kericuhan beberapa menit di akhir acara, yang dipicu aksi pasangan nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu yang menyampaikan pernyataan '2019 ganti presiden' saat closing statement. Saat itu, Syaikhu membentangkan kaus bertuliskan '2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden'

      Yayat sendiri menyayangkan insiden kericuhan tersebut. Yayat mengatakan, pihaknya bersama-sama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengkaji jenis pelanggaran tersebut.
      "Kalau situasinya kayak gini kan mencederai demokrasi. Semoga nanti di debat ketiga tidak terulang seperti ini lagi. Masing-masing pasangan calon (paslon) konsisten dengan tema yang sudah disepakati," ucap Yayat.

      Yayat berharap, pada debat publik putaran ketiga pada 22 Juni 2018 di Bandung nanti, kondisi seperti itu tidak terulang lagi. "Nanti kita evaluasi. Lebih jauh, tim hukum KPU akan mengkaji bersama Bawaslu," katanya. (*)

      (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google

        Pilwalkot Bandung 2018