web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Partai Golkar Kutuk Aksi Teror di Surabaya
    net

    Partai Golkar Kutuk Aksi Teror di Surabaya

    JuaraNews, Bandung Barat - Partai Golkar mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, Jawa Timur. Untuk itu aparat kepolisian diharapkan bisa mengungkap pelaku kasus tersebut dan memberikan hukuman dengan seberat-beratnya.

    "Kami menyatakan rasa prihatin, sedih, berduka cita sekaligus mengutuk keras terhadap perbuatan bom bunuh diri yang dilakukan oleh orang-orang pengecut, biadab serta tidak bertanggung jawab. Tidak boleh ada toleransi terhadap pelaku teror," tegas Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto di Rakornas Caleg dari Kosgoro, di Mason Pine Hotel, Padalarang, KBB.

    Menurutnya, korban yang tewas dan mengalami luka-luka adalah jemaah yang akan melaksanakan ibadah dan warga tidak berdosa yang berada di sekitar gereja. Dia mengatakan, pelaku teror adalah individu dan kelompok yang tidak menghayati dan memahami nilai luhur agama.

    Dia menuturkan, agama apapun akan membenci dan mengutuk perbuatan yang sangat memalukan serta bertentangan dengan semua ajaran agama. "Perbuatan tersebut sangat menodai kerukunan agama, merusak rasa persatuan dan kesatuan bangsa," kata dia.

    Menurutnya, peristiwa tersebut mencederai nilai-nilai pancasila yang selama ini dijunjung tinggi sebagai perekat keberagaman bangsa. Karenanya seluruh jajaran pengurus dam kader Partai Golkar mengutuk keras pelaku, individu atau kelompok yang berada di belakang teror berdarah tersebut. 

    Airlangga menambahkan, mendesak kepolisian untuk mengungkap pelaku dan jaringan pelaku atas peristiwa tersebut. Mendesak penegak hukum untuk memberikan efek jera dengan memberikan hukuman maksimal kepada pelaku dan otak perencana dari teror tersebut. Serta meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berbagai info menyesatkan yang merusak kerukunan dan persatuan bangsa.

    "Meminta perhatian, partisipasi dan kebersamaan masyarakat untuk mengawasi lingkungan sekitar tempat tinggal dan melapor ke kepolisian apabila ada yang mencurigakan," pungkasnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Apdesi KBB Minta Plt Bupati Tidak Lakukan Mutasi
    Terlalu Banyak, Dana Bantuan ke LSM Tak Merata
    Hotel di Lembang Sepi karena Pengaruh Macet
    Kisruh, Konfercab PCNU KBB Dituding Cacat Hukum
    1.127 Calhaj KBB Diterbangkan Mulai 28 Juli 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018