web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    10 Korban Bom Mapolrestabes Surabaya,Ini Daftarnya
    net Gerbang Mapolrestabes Surabaya sesaat bom meledak

    10 Korban Bom Mapolrestabes Surabaya,Ini Daftarnya

    JuaraNews, Surabaya - Polri menyebutkan 10 orang menjadi korban dalam aksi bom bunuh diri di pos penjagaan Mapolrestabes Surabaya, Jalan Sikatan No 1 Kota Surabaya, Senin (14/5/2018) pagi.

    Dari 10 korban tewas tersebut, 4 di antaranya merupakan anggota Polrestabes, 6 lainnya merupakan warga yang tengah mengurus surat-surat atau melakukan aktivitas di Mapolrestabes.

    Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mengera mengatakan, para korban luka-luka sudah dirujuk ke rumah sakit. Keempat polisi tersebut, yakni Brigadir Dua M Maufan, Brigadir Kepala Rendra, Inspektur Dua Umar, dan Brigadir Satu Dimas Indra. "Mereka sudah dirujuk di Rumah Sakit Bhanyangkara Polda Jatim," kata Frans di Mapolda Jatim, Senin (14/5/2018).

    Sedangkan 6 korban warga sipil, yakni Atik Budi Setia Rahayu, Raden Aidi Ramadhan, Ari Hartono, Ratih Atri Rahma, Elly Hamidah, dan Ainur Rofik. Mereka juga sudah dibawa ke RS hayangkara.

    Ke-10 korban luka tersebut tidak termasuk pelaku bom bunuh diri, yang teridentifikasi mengendarai 2 sepeda motor jenis Honda Supra nopol L 3559 D dan Honda Beat nopol L 6629 NN. Satu motor dikendarai masing-masing 2 orang. Motor pertama, seorang laki-laki membonceng perempaun dewasa dan seorang anak perempuan yang berumur sekitar 8 tahun. Sedangkan motor kedua, seorang laki-laki membonceng seorang pria dewasa.

    Empat pelaku orang dewasa yang mengenakan atau membawa bom tewas seketika dengan tubuh bercerai berai. Sementara anak peremuan mengalami luka berat setelah terpental dari motor sesaat setelah bom meledak. Kelima orang tersebut diduga merupakan 1 keluarga.

    “Semua pelaku yang berjumlah 4 orang ini kami nyatakan tewas. Kami sejauh ini masih melakukan pencocokan data,” kata Frans.

    “Identitas sepeda motor yang digunakan pelaku masih kami selidiki. Pelat nomornya itu sesuai atau tidak,” tandasnya.

    Bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya ini terjadi pukul 08.50 WIB. Dari rekaman CCTV, sebelum terjadi ledakan bom, tampak seorang laki-laki mengendarai sepeda motor memboncengkan seorang perempuan bersama anak peremupyan. Di belakangnya juga melaju motor ditumpangi berboncenang oleh 2 orang dewasa.

    Dalam rekaman CCTV yang beredar di dunia maya, tampak sebelum kejadian bom meledak, ada 1 mobil dan 2 sepeda motor yang hendak melewati pos penjagaan polisi yang berada beberapa meter sesudah gerbang masuk utama.

    Sebuah mobil jenis Toyota Avanza masuk dari sisi kiri dan langsung diperiksa petugas Provost. Selang beberapa detik masuk 2 sepeda motor di sisi kanan. Motor yang diduga merupakan para pelaku tersebut yang masuk langsung dihentikan oleh petugas yang berjumlah 4 orang. Satu orang tepat berada di depan motor yang pertama. Sementara 2 petugas berada di sampingnya, dan 1 lagi berdiri di belakangnya dalam jarak hanya beberapa langkah.

    Begitu motor terdepan dihentikan petugas, langsung terjadi ledakan keras yang menimbulkan asap yang membumbung cukup tinggi. "Kalau kita lihat CCTV, bom meledak berasal dari sepeda motor. Terlihat yang dibonceng di motor adalah seorang wanita," jelas Frans.

    Saking kerasnya ledakan, tampak dalam rekaman CCTV, kaca mobil khususnya di samping kiri-kanan pecah berantakan hingga pecahannya mengenai petugas provost yang tengah memeriksa identitas sopir mobil jenis SUV. Setelah itu, dari rekamana video amatir tampak, sejumlah polisi berhamburan mendekati lokasi ledakan untuk memberikan pertolongan. Sejumlah tubuh digotong petugas, termasuk ada tubuh anak-anak yang menjadi korban.

    Pasca ledakan bom bunuh diri, Mapolrestabes Surabaya dijaga ketat petugas. Akses masuk ke gedung mapolrestabes hingga sekitar 100 meter dipasangi police line. Tim jihandak dan inavis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tim Advokasi Demiz Akan Laporkan KPI ke Polisi
    Habibie Merasa Hubungan dengan Soeharto Baik-baik
    Berkat Silaturahmi, Generasi Milenial Dukung Demiz
    Saat Soeharto Ditinggal Loyalisnya
    Pemprov-BBWS Percepat Proyek di Sepanjang Citarum
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.

      Advertisement On Google