web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Mapolrestabes Surabaya Dibom, 10 Orang Jadi Korban
    net Kondisi gerbang Mapolrestabes Surabaya

    Mapolrestabes Surabaya Dibom, 10 Orang Jadi Korban

    JuaraNews, Surabaya - Setelah 3 gereja diteror bom bunuh diri yang mengakibatkan belasan orang tewas pada Minggu (13/5/2018) pagi, giliran Mapolrestabes Surabaya di Jalan Sikatan No 1 Kota Surabaya diguncang ledakan bom, Senin (14/5/2018) pagi.

    Bom bunuh diri diledakkan pengendara sepeda motor yang berboncengan saat melewati pos penjagaan petugas, sekitar pukul 08.50 WIB. "Sekitar pukul 08.50 WIB ada ledakan," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung kepada wartawan di Mapolda Jatim, Senin (14/5/2018).

    Frans pun memastikan pemboman kantor polisi yang berada di tengah kota tersebut, mengakibatkan anggota Polri menjadi korban. Namun untuk kondisinya apakah meninggal atau tidak, Frans belum bisa mengonfirmasinya. Begitu juga dengan jumlah korban yang luka maupun tewas.


    "Kami memastikan ada korban dari anggota. Apakah luka, (atau) meninggal dunia mohon rekan media menunggu karena kami masih di TKP," imbuhnya.

    Dalam rekaman CCTV yang beredar di dunia maya, tampak sebelum kejadian bom meledak, ada 1 mobil dan 2 sepeda motor yang hendak melewati pos penjagaan polisi yang berada beberapa meter sesudah gerbang masuk utama.

    Sebuah mobil jenis Honda masuk dari sisi kiri dan langsung diperiksa petugas Provost. Selang beberapa detik masuk, 2 sepeda motor yang masing dikendarai 2 orang di sisi kanan. Motor yang masuk langsung dihentikan oleh petugas yang berjumlah 4 orang. Satu orang tepat berada di depan motor yang pertama. Sementar 2 petugas berada di sampingnya, dan 1 lagi berdiri di belakangnya dalam jarak hanya beberapa langkah.
    Begitu motor terdepan dihentikan petugas, lagsung terjadi ledakan keras yang menimbulkan asap yang membumbung cukup tinggi. "Kalau kita lihat CCTV, bom meledak berasal dari sepeda motor. Terlihat yang dibonceng di motor adalah seorang wanita," jelas Frans.

    Saking kerasnya ledakan, tampak dalam rekaman CCTV, sejumlah kaca mobil khusunya di samping kiri-kanan pecah berantakan hingga pecahannya mengenai petugas provost yang tengah memeriksa identitas sopir mobil jenis SUV. Setelah itu, dari rekamana video amatir tampak, sejumlah polisi berhamburan mendekati lokasi ledakan untuk memberikan pertolongan. Sejumlah tubuh digotong petugas, termasuk ada tubuh anak-anak yang menjadi korban.

    Pasca ledakan bom bunuh diri, Mapolrestabes Surabaya dijaga ketat petugas. Akses masuk ke gedung mapolrestabes hingga sekitar 100 meter dipasangi police line. Tim jihandak dan inavis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pihak

    Polda Jatim sendiri kembali menggelar jumpa pers untuk menyampaikan perkembangan terakhir dari ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya. Dalam keterangan lanjutannya sekitar pukul 10.45 WIB, Frans menyatakan ada 4 anggota polisi yang terluka dan telah dirujuk ke rumah sakit. Selain itu, ada sekitar 6 orang warga yang tengah mengurus layanan di Mapolrestabes yang terluka.

    "Jadi ada 4 anggota yang sudah dirujuk ke rumah sakit. Ada juga 6 warga yang saat ini berada di sekitar ledakan yang terluka, saat mereka akan mengurus sesuatu di Polrestabes," jelas Frans. 

    Kendati demikian, Frans masih belum mengonfirmasi jumlah korban meninggal dan soal kondisi pelaku bom bunuh diri. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PPBN Pramuka Bentuk Generasi Muda Patriotik
    Proyek Bendungan Leuwikeris Paket 1 Sudah 30%
    Pemprov Cairkan Bonus untuk Atlet Paralimpik
    Pindah Ke Nasdem, Darus Mundur dari DPR RI
    Pemprov Upayakan Perpanjangan Runway Wiriadinata
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google