web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Warga Cianjur Diminta Waspada Ancaman Bencana
    net

    Warga Cianjur Diminta Waspada Ancaman Bencana

    JuaraNews, Cianjur – Pemprov Jabar menilai berbagai wilayah yang menjadi zona merah bencana di Kabupaten Cianjur, masih rawan.

    Kepala Bagian Kebencanaan Dinas Sosial Jawa Barat, Dalily, mengatakan daerah yang sejak satu tahun terkahir terus mengalami pergerakan tanah di Cianjur adalah Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas.

    Untuk itu pihaknya membekali warga sekitar untuk lebih waspada karena perkampungan yang mengalami pergerakan tanah itu, masih ditempati puluhan kepala keluarga dengan jumlah ratusan jiwa.

    "Sebanyak 60 kepala keluarga mendapatkan materi siaga bencana dari Dinsos saat mengunjungi wilayah tersebut. Ini perlu diberikan agar warga tetap waspada karena mereka memilih bertahan tinggal," tuturnya.

    Pihaknya juga memberikan materi kebencanaan pada warga terutama mengenai risiko dampak dari bencana termasuk mengatasi trauma, pelayanan dapur umum dan mendapatkan pengobatan.

    Batulawang merupakan kampung siaga bencana pergerakan tanah ke lima di Cianjur yang ditetapkan, sebelum empat desa lainnya seperti Desa Mekarsari-Pagelaran, Mekarmulya-Cikalongkulon, Mekarbakti-Naringgul dan Cikancana-Sukaresmi.

    Kepala Pelaksana BPBD Cianjur, Dodi Permadi mengatakan, penanganan bencana di berbagai wilayah terus dilakukan pihaknya bersama dinas terkait di Pemkab Cianjur.

    “Alih fungsi tanaman keras menjadi sayuran di hulu berdampak ke wilayah lain seperti bencana banjir dan longsor di area perkotaan hingga ke wilayah selatan Cianjur,” ungkapnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Tim Sinkronisasi Usulkan 742 Program pada Emil
    Ahmad Saepudin Terpilih Kembali Jadi Ketua KONI
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google