Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Tewas
net

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Empat Tewas

JuaraNews, Subang – Kecelakaan maut di ruas Jalan Tol Cipali mengakibatkan empat orang tewas. Insiden ini diakibatkan kendaraan mini bus Suzuki APV Nopol  B 8856 VD melambung ke jalur jalan berlawanan dan ditabrak truk Colt Diesel Nopol  AA 1967 FD, yang dikemudikan Sumadi di Jalan Tol Cipali Km 99.8000A,  tetapnya di daerah Kp. Sudimampir Desa  Kaliangsana, Kalijati, Subang, Jumat (11/5/2018).

Akibat kejadian tersebut, 4 orang penumpang APV meninggal dunia, 2 luka berat dan seorang luka ringan pengemudi truk. Seluruh korban sudah dirujuk ke rumah sakit sedangkan kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan di Pos PJR Tol Cilameri, Subang.

Korban meninggal masing Muhammad Idris (50) asal Cikarang Bekasi, Faris Hidayat (20), Sri Suparti (58), dan Mulyono (68) sopir APV warga Jalan. Yossudarso Lorong 100-56A RT 03/02 Kec. Koja Jakarta Utara.

Sedangkan yang luka berat masing-masing Fatmawati (40) jalan Yossudarso Lorong 100-56A RT 03/02 Kec. Koja Jakarta Utara, Rizki Andriyani (16) Jalan Lorong 102 No.91 RT 08/10Kec. Koja Jakarta Utara, serta Luka ringan, Sumadi (37) sopir truk asal Boyolali,  Jawa Tengah

Kapolres Subang, AKBP Muhammad Joni didampingi Kasatlantas, AKP Budhi Hendratno dan Kanitlaka, Iptu Jaenudin membenarkan adanya kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.00 WIB ini. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian, peristiwa itu terjadi akibat Mitsubishi Truk Colt diesel yang datang dari arah Palimanan menuju arah barat atau Cikopo mengalami oleng kekanan hingga melewati ruang pemisah jalan (Rumijan).

Tidak hanya sampai di situ, truk pun masuk kejalur arah berlawanan dan bertabrakan dengan Kendaraan Minibus Suzuki APV. “Diduga sopir truk mengantuk hingga oleng ke kanan dan masuk ke jalur A dan bertabrakan dengan APV,“ kata Kapolres.

Hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan disebabkan human error dan akan menjadi evaluasi dari pihak operator Tol Cipali dengan pemasangan penghalang batas jalan. "Sebenarnya di beberapa titik jalan yang rawan kecelakaan sudah dipasang. Namun yang namanya kecelakaan tidak ada yang tahu dan diprediksi sebelumnya," ucapnya. (*)

yan

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


CSR BUMD Lembaga Keuangan Jabar untuk Penanganan COVID-19
Pemprov Jabar Saja Cuma Punya 800 APD, Butuh Tambahan 30 Ribu Lagi
Gubernur Jabar Izinkan Daerah untuk Lakukan Karantina Wilayah Parsial
Sekda Jabar Minta RS Rujukan Berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan COVID-19
Jabar Manfaatkan Drone untuk Cegah Penyebaran COVID-19 di 27 Kab/Kota