web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Menumpuk dan Bulukan, BPNT di Garut Bermasalah
    net

    Menumpuk dan Bulukan, BPNT di Garut Bermasalah

    JuaraNews, Garut - Pendistribusian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Garut mengalami masalah. Kondisi itu seperti terlihat di Desa Situsari dimana bantuan tersebut dibiarkan menumpuk di Kantor desa.

    Kasi Kesra Desa Situsari, Dian Rahmawati mengaku, pihaknya menerima  titipan 95 paket BPNT. Masing-masing paket berisi 7 kg beras dan satu cup telur berisi 10 butir. Pada paket tersebut dia menemukan telur sudah busuk bahkan ada yang sudah belatungan.

    “Kami tidak berani mendistribusikannya ke KPM, karena masih menunggu informasi dari pendamping Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Karangpawitan,” tuturnya.

    Berdasarkan pantauan, BPNT yang diprogramkan pemerintah berupa beras dan telur dinilai menuai masalah. Khususnya terkait pendistribusiannya kepada KPM.

    Di Desa Situjaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, lebih dari seminggu sebanyak 57 paket BPNT dibiarkan menumpuk di kantor desa setempat. Setiap paket berisi 7 kg beras dan 10 buah telur.

    Sekretaris Desa Situjaya, Dadang Sudaryana menyebut, pihaknya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menerima titipan paket bantuan dari penyalur BPNT. ”Seminggu yang lalu, kami menerima titipan berupa 57 paket dari distributor BPNT,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Tim Sinkronisasi Usulkan 742 Program pada Emil
    Ahmad Saepudin Terpilih Kembali Jadi Ketua KONI
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google