web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Kapolda Jabar Nyatakan Perang Terhadap Miras
    net

    Kapolda Jabar Nyatakan Perang Terhadap Miras

    JuaraNews, Sukabumi – Kapolda Jabar, Irjen  Agung Budi Maryoto, memusnahkan ribuan miras yang berhasil disita petugas Polres) Sukabumi kota, Rabu (9/5/2018). Disaksikan Kapolresta Sukabumi, Susatyo Purnomo Condro dan para ulama se-Kota Sukabumi, Kapolda memusnahkan miras tersebut dengan memukul menggunakan palu besi.  

    "Ribuan miras dimusnahkan pasca kasus kematian dua orang warga akibat mengkonsumsi minuman maut," kata Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, Maulana.

    Maulana mengatakan  upaya pencegahan tidak hanya menyita murah disejumlah lokasi penjualan miras. Tapi melakukan tindakan tegas dengan menjerat pidana kepada para pelaku penjualan miras. "Kami tidak hanya menyita tapi memberikan denda kisaran Rp 400 ribu hingga Rp 4 juta rupiah," sebutnya.

    Tidak hanya itu, Kapolda Jabar juga mengukuhkan puluhan polisi masjid dan Ramadan.  Pengukuhan di halaman Mapolres Sukabumi kota itu, disaksikan ratusan ulama, warga, ormas dan para pelajar se- kota Sukabumi. "Keberadaan mereka untuk mengamankan pelaksanaan Ramadan. Mereka akan membantu warga untuk mempsiapkan ibadah puasa," kata Kapolres Sukabumi kota, Susatyo Purnomo Condro.

    Kapolda Jabar, Agung Budi Maryoto mengatakan sangat prihatin atas kematian warga akibat miras yang kini telah mencapai 67 orang.  Karena itu, pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan agar kasus serupa. "Karena itu, kami berharap kasus miras tidak lagi terjadi. Penanganan harus segera dilakukan agar penanganan tidak terlambat," katanya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Perekrutan Calon KPU Jabar Harus Diulang
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google