Pjs Bupati Hormati Pengusutan Korupsi oleh KPK - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pjs Bupati Hormati Pengusutan Korupsi oleh KPK
    net

    Pjs Bupati Hormati Pengusutan Korupsi oleh KPK

    JuaraNews, Sumedang - Pjs Bupati Sumedang Sumarwan Hadisoemarto mendukung upaya penyidikan yang dilakukan KPK  dalam kasus dugaan suap di Pemkab Sumedang. Kasus itu terkait dengan dana perimbangan keuangan daerah pada APBN Perubahan 2018 dari dua proyek di Kabupaten Sumedang senilai Rp 25 miliar.  

    Kedua projek itu masing-masing  dikelola oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim dan Pertanahan) Kab. Sumedang sekitar Rp 4 miliar dan  Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)  Rp 21,8 miliar.

    Dalam kasus tersebut, KPK menyita barang bukti uang Rp 500 juta. Diduga kuat,  uang sebesar itu bagian dari komitmen fee 7 persen  atau senilai Rp 1,7 miliar dari dua projek di Kab. Sumedang senilai Rp 25 miliar. Sementara sumber dana,  diduga  berasal dari para kontraktor projek di lingkungan Pemkab Sumedang.

    “Terkait kasusnya, kami wait and see. KPK sudah melaksanakan sesuai protapnya. Kasusnya terungkap di tingkat pusat dan rangkaiannya sampai di Kab. Sumedang.  Apa yang dilakukan KPK di Kab. Sumedang, silakan. Prinsipnya, kami menghormati dan mendukung  upaya KPK dalam menyelesaikan permasalahan dan mengungkap kasus ini,” tuturnya.

    Dia mengakui, sebelumnya sudah berkomunikasi dengan Kepala Dinas PUPR Sujatmoko dan Kepala Dinas Perkim dan Pertanahan Gungun Ahmad Nugraha. Dalam proses usulan penganggaran pembangunan,  substansinya sesuai normatif.  

    Kekurangan anggaran pembangunan dalam APBN murni, sudah diusulkan kembali oleh dua dinas itu pada APBN Perubahan 2018. Terlebih data pembangunan yang tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kab. Sumedang, terbuka secara online.

    “Jadi, dari substansi usulan penganggaran pembangunannya,  tidak ada yang salah. Cuma dalam prosesnya terjadi masalah,” imbuhnya.

    (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Idulfitri 1441 Hijriah, KBRI Dar es Salaam Bagikan Paket Sembako untuk WNI di Tanzania
    Gubernur Ridwan Kamil Gelar 'Open House' Daring
    Saat Warga Lebaran, Pangandaran Diguncang Gempa Bumi
    Gubernur Ridwan Kamil Shalat Idulfitri di Rumah Dinas
    Ridwan Kamil Ajak Seniman dan Budayawan Cegah Persebaran COVID-19
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads