web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Warga Padalarang Protes Pembayaran Lahan KA Cepat
    net

    Warga Padalarang Protes Pembayaran Lahan KA Cepat

    JuaraNews, Bandung Barat - Warga tida desa di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengeluhkan harga pembebasan lahan KA cepat. Pasalnya harga beli lahan oleh pihak pemerintah dianggap tidak proporsional dan adil.

    Sebagai bentuk protes mereka mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) KBB untuk mempertanyakan harga jual yang sebelumnya sudah disampaikan ke warga. Warga Kampung Cikamuning RT1/1, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang, Asep Ali, 49, mengungkapkan lahan sawah produktif miliknya seluas 1.700 meter persegi hanya ditaksir Rp800.000/meter. Sementara lahan berupa tebing yang tidak produktif justru dibayar dengan harga lebih mahal yakni Rp1.127.000/meter persegi. 

    "Itu yang membuat saya keberatan, masa sawah saya yang produktif dengan masa panen empat kali setahun justru dibayar lebih murah dari tanah tebing," ucapnya saat bersama puluhan warga lain mendatangi Kantor BPN KBB, Selasa (8/5/2018).

    Dia ingin lahan sawahnya yang berada di Blok Bojongsuren, Desa Tagogapu, dibayar lebih mahal dari tanah tebing. Apalagi lokasinya berada di tempat strategis dan konturnya datar. Sehingga dia berharap dengan kedatanganannya ke BPN bisa meminta kenaikan pembayaran lahannya paling tidak lebih mahal dari lahan tebing. "Inginnya lebih tinggi dari lahan tebing, ya minimal Rp1,5 juta/meternya," kata dia. 

    Warga lainnya, Sudiana, 36, mengaku pembayaran lahan untuk KA cepat ini minim sosialisasi dan penjelasan ke warga. Sebelumnya warga sempat dikumpulkan di daerah PN Kertas Padalarang lalu diberi amplop yang berisi daftaran harga beli tanah mikik warga. Pola seperti itu seperti menutup ruang diskusi karena masyarakat diminta untuk menerima harga yang ditawarkan. 

    "Saya tidak mau kalau dibayar murah. Karena di kawasan itu sekarang orang sudah ada yang berani nawar Rp1 juta/meter, sementara dibayar oleh proyek KA cepat hanya Rp800.000/meter," sebutnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Apdesi KBB Minta Plt Bupati Tidak Lakukan Mutasi
    Terlalu Banyak, Dana Bantuan ke LSM Tak Merata
    Hotel di Lembang Sepi karena Pengaruh Macet
    Kisruh, Konfercab PCNU KBB Dituding Cacat Hukum
    1.127 Calhaj KBB Diterbangkan Mulai 28 Juli 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018