web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Polisi Selidiki Sebab Kebakaran Pasar Cipeundeuy
    net

    Polisi Selidiki Sebab Kebakaran Pasar Cipeundeuy

    JuaraNews, Subang – Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di pasar tradisional Cipeundeuy Subang, Sabtu (5/5/2018) lalu.

    “Kami sudah mengirimkan surat ke Puslabfor Mabes Polri untuk meminta penyelidikan," kata Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni didampingi Kasatreskrim AKP M Ilyas Rustiandi.

    Oleh sebab itu kepada para pemilik kios atau pedagang untuk bersabar bila ingin kembali membangun tempat dagangannya. Sebab, berbagai dugaan asal api harus diselidiki oleh penyidik di bidangnya. “Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama sudah datang untuk penyelidikan di TKP,“ ujar Kapolres.

    Sementara itu, para pemilik kios yang menjadi korban kebakaran telah bermusyarah tentang langkah selanjutnya. Khususnya untuk menghadapi Ramadan mendatang.

    “Memang tadi kita bersama 30 pemilik kios sudah melakukan rembukan yang intinya akan membangun kembali kios secara swadaya,“ kata salah seorang pedagang, H. Joko Toha Amirudin.

    Menurut Toha yang mengalami kerugian sekitar Rp 750 juta, semua pedagang ingin membangun kembali kios oleh pihak desa atau pengembang. Namun akan diusahakan secara mandiri oleh masing-masing pemilik di tempat semula.

    Hasil rembugan itu akan dibawa ke musyawarah di desa karena pertemuan yang dimotori A Sabana sengaja tidak mengundang pengurus pasar dan desa apalagi pemerintahan. Dirinya pun mengaku merasa terpukul dengan kejadian tersebut. “Saya memiliki 7 kios di sini dan 4 di antaranya ludes terbakar,” tuturnya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sandi Minta Relawan Kerja Keras dan Kerja Cerdas
    Emil: RPJMD Kumpulan Aspirasi Warga Jabar
    Walhi Jabar Nilai Musrenbang RPJMD Cacat Subtansi
    Jabar Pererat Kerja Sama dengan Wallonia
    Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google