web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Absen 3 Kali, Anggota Dewan Bakal Kena Sanksi
      juaranews/abdul basir Daud Ahmad

      Absen 3 Kali, Anggota Dewan Bakal Kena Sanksi

      JuaraNews, Bandung - Sekretaris DPRD Jabar Daud Achmad mengatakan, legislatif telah memiliki aturan untuk mewujudkan kedisiplinan, salah satunya mengatur kehadiran anggota Dewan dalam setiap agenda yang telah ditentukan.

      Hal tersebut disampaikan Daud menanggapi pertanyaan wartawan terkait banyaknya wakil rakyat yang absen saat Paripurna Pengantar mengenai 3 Raperda Provinsi Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (4/5/2018) lalu.

      Dauh menjelaskan, aturan terkait kedisiplinan anggota Dewan telah disahkan lewat Peraturan Daerah (Perda) Kode Etik DPRD Jabar dan Tata Beracara Badan Kehormatan. Salah satu aturan dalam Perda Kode Etik tersebut, adalah anggota DPRD termasuk pimpinan yang 3 kali tidak hadir dalam agenda Dewan, secara berturut-turut tanpa keterangan, akan diberikan sanksi, berupa teguran tertulis sebanyak 3 kali.

      Bahkan, bila ketidakhadiran tersebut terus diulang, nama anggota legislatif tersebut akan diumumkan pada sidang Paripurna. "Itu Badan Kehormatan yang memberikan putusan. Tapi jarang yang sampai berturut-turut (tidak hadir)," kata Daud di Gedung DPRD Jabar, Selasa (8/5/2018).

      Saat ditanya hal yang sama, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, absennya seorang anggota Dewan pada agenda yang sudah ditetapkan bukan berarti wakil rakyat tersebut bolos atau mangkir dari tugas.

      "Bagi setiap anggota Dewan, bisa saja tidak hadir karena ada berbagai tugas dari partai atau ada keperluan di luar," kata Ineu, Selasa (8/5/2018).

      Ineu menjelaskan, perda tersebut dibuat tentunya sebagai pedoman bagi seluruh anggota DPRD termasuk pimpinan agar apa yang telah ditetapkan bisa dijalankan dengan baik. "Dengan adanya perda itu, seluruh anggota Dewan diharapkan dapat memahami dan memegang teguh kode etik,” pungkasnya.

      Absen 3 Kali, Anggota Dewan Bakal Kena Sanksi
      JuaraNews, Bandung - Sekretaris DPRD Jabar Daud Achmad mengatakan, legislatif telah memiliki aturan untuk mewujudkan kedisiplinan, salah satunya mengatur kehadiran anggota Dewan dalam setiap agenda yang telah ditentukan.

      Hal tersebut disampaikan Daud menanggapi pertanyaan wartawan terkait banyaknya wakil rakyat yang absen saat Paripurna Pengantar mengenai 3 Raperda Provinsi Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (4/5/2018) lalu.

      Dauh menjelaskan, aturan terkait kedisiplinan anggota Dewan telah disahkan lewat Peraturan Daerah (Perda) Kode Etik DPRD Jabar dan Tata Beracara Badan Kehormatan. Salah satu aturan dalam Perda Kode Etik tersebut, adalah anggota DPRD termasuk pimpinan yang 3 kali tidak hadir dalam agenda Dewan, secara berturut-turut tanpa keterangan, akan diberikan sanksi, berupa teguran tertulis sebanyak 3 kali.

      Bahkan, bila ketidakhadiran tersebut terus diulang, nama anggota legislatif tersebut akan diumumkan pada sidang Paripurna. "Itu Badan Kehormatan yang memberikan putusan. Tapi jarang yang sampai berturut-turut (tidak hadir)," kata Daud di Gedung DPRD Jabar, Selasa (8/5/2018).

      Saat ditanya hal yang sama, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, absennya seorang anggota Dewan pada agenda yang sudah ditetapkan bukan berarti wakil rakyat tersebut bolos atau mangkir dari tugas.

      "Bagi setiap anggota Dewan, bisa saja tidak hadir karena ada berbagai tugas dari partai atau ada keperluan di luar," kata Ineu, Selasa (8/5/2018).

      Ineu menjelaskan, perda tersebut dibuat tentunya sebagai pedoman bagi seluruh anggota DPRD termasuk pimpinan agar apa yang telah ditetapkan bisa dijalankan dengan baik. "Dengan adanya perda itu, seluruh anggota Dewan diharapkan dapat memahami dan memegang teguh kode etik,” pungkasnya. (*)

      den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      Budidaya Ikan Tawar Tingkatkan Perekonomian
      OPD Cermati Proses Pelaksanaan Program Kegiatan
      Reses Harus Bebas Unsur Kampanye
      DPRD Jabar Sahkan Perda Kewirausahaan Daerah
      30% Pemilih Jabar Belum Tahu Tata Cara Pencoblosan

      Gedung Sate


      • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
        Humas Jabar Luncurkan Program Japri

        HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).