web stats service from statcounter

Hot News

  • Babak I, Persib Unggul 1-0 atas PSM
    Babak I, Persib Unggul 1-0 atas PSM
    • 23 Mei 2018 | 21:16:00 WIB

    PERSIB sementara unggul 1-0 atas PSM pada Babak I laga kandang Pekan 10 Liga 1 2018 yang digelar di Stadion GBLA, Rabu (23/5/2018) malam.

Inspirasi

  • Fokus Seorang Pemimpin
    Fokus Seorang Pemimpin

    MENJADI pemimpin adalah kesempatan berharga karena tidak semua orang berkesempatan menjadi pemimpin dalam suatu entitas bisnis.

    Editorial

    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.

      Absen 3 Kali, Anggota Dewan Bakal Kena Sanksi
      juaranews/abdul basir Daud Ahmad

      Absen 3 Kali, Anggota Dewan Bakal Kena Sanksi

      JuaraNews, Bandung - Sekretaris DPRD Jabar Daud Achmad mengatakan, legislatif telah memiliki aturan untuk mewujudkan kedisiplinan, salah satunya mengatur kehadiran anggota Dewan dalam setiap agenda yang telah ditentukan.

      Hal tersebut disampaikan Daud menanggapi pertanyaan wartawan terkait banyaknya wakil rakyat yang absen saat Paripurna Pengantar mengenai 3 Raperda Provinsi Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (4/5/2018) lalu.

      Dauh menjelaskan, aturan terkait kedisiplinan anggota Dewan telah disahkan lewat Peraturan Daerah (Perda) Kode Etik DPRD Jabar dan Tata Beracara Badan Kehormatan. Salah satu aturan dalam Perda Kode Etik tersebut, adalah anggota DPRD termasuk pimpinan yang 3 kali tidak hadir dalam agenda Dewan, secara berturut-turut tanpa keterangan, akan diberikan sanksi, berupa teguran tertulis sebanyak 3 kali.

      Bahkan, bila ketidakhadiran tersebut terus diulang, nama anggota legislatif tersebut akan diumumkan pada sidang Paripurna. "Itu Badan Kehormatan yang memberikan putusan. Tapi jarang yang sampai berturut-turut (tidak hadir)," kata Daud di Gedung DPRD Jabar, Selasa (8/5/2018).

      Saat ditanya hal yang sama, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, absennya seorang anggota Dewan pada agenda yang sudah ditetapkan bukan berarti wakil rakyat tersebut bolos atau mangkir dari tugas.

      "Bagi setiap anggota Dewan, bisa saja tidak hadir karena ada berbagai tugas dari partai atau ada keperluan di luar," kata Ineu, Selasa (8/5/2018).

      Ineu menjelaskan, perda tersebut dibuat tentunya sebagai pedoman bagi seluruh anggota DPRD termasuk pimpinan agar apa yang telah ditetapkan bisa dijalankan dengan baik. "Dengan adanya perda itu, seluruh anggota Dewan diharapkan dapat memahami dan memegang teguh kode etik,” pungkasnya.

      Absen 3 Kali, Anggota Dewan Bakal Kena Sanksi
      JuaraNews, Bandung - Sekretaris DPRD Jabar Daud Achmad mengatakan, legislatif telah memiliki aturan untuk mewujudkan kedisiplinan, salah satunya mengatur kehadiran anggota Dewan dalam setiap agenda yang telah ditentukan.

      Hal tersebut disampaikan Daud menanggapi pertanyaan wartawan terkait banyaknya wakil rakyat yang absen saat Paripurna Pengantar mengenai 3 Raperda Provinsi Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat (4/5/2018) lalu.

      Dauh menjelaskan, aturan terkait kedisiplinan anggota Dewan telah disahkan lewat Peraturan Daerah (Perda) Kode Etik DPRD Jabar dan Tata Beracara Badan Kehormatan. Salah satu aturan dalam Perda Kode Etik tersebut, adalah anggota DPRD termasuk pimpinan yang 3 kali tidak hadir dalam agenda Dewan, secara berturut-turut tanpa keterangan, akan diberikan sanksi, berupa teguran tertulis sebanyak 3 kali.

      Bahkan, bila ketidakhadiran tersebut terus diulang, nama anggota legislatif tersebut akan diumumkan pada sidang Paripurna. "Itu Badan Kehormatan yang memberikan putusan. Tapi jarang yang sampai berturut-turut (tidak hadir)," kata Daud di Gedung DPRD Jabar, Selasa (8/5/2018).

      Saat ditanya hal yang sama, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, absennya seorang anggota Dewan pada agenda yang sudah ditetapkan bukan berarti wakil rakyat tersebut bolos atau mangkir dari tugas.

      "Bagi setiap anggota Dewan, bisa saja tidak hadir karena ada berbagai tugas dari partai atau ada keperluan di luar," kata Ineu, Selasa (8/5/2018).

      Ineu menjelaskan, perda tersebut dibuat tentunya sebagai pedoman bagi seluruh anggota DPRD termasuk pimpinan agar apa yang telah ditetapkan bisa dijalankan dengan baik. "Dengan adanya perda itu, seluruh anggota Dewan diharapkan dapat memahami dan memegang teguh kode etik,” pungkasnya. (*)

      den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Banyak Pelanggaran, DPRD bakal Kunjungi Bawaslu
      Ramadan, Ineu: Harga Kebutuhan Pokok Stabil
      DPRD Minta Warga Tetap Tenang Pasca-bom Surabaya
      Absen 3 Kali, Anggota Dewan Bakal Kena Sanksi
      Ketua DPRD Jabar Lantik 2 Anggota PAW
      Berita Terdahulu

      Gedung Sate

        Advertisement On Google