web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Perizinan Investasi di Jabar Perlu Dibenahi
    Istimewa Dialog Paslon Gubernur Jabar dengan pelaku bisnis.

    Perizinan Investasi di Jabar Perlu Dibenahi

    JuaraNews, Bandung - Membenahi proses perizinan investasi agar lebih mudah diyakini akan mengubah iklim investasi yang lebih kondusif karena akan mendongkrak minat investor untuk menanamkan modalnya di Jawa Barat.

    Pandangan itu disampaikan Calon Gubernur Jabar nomor urut 4 Dedy Mizwar (Demiz) usai menghadiri Dialog Paslon Gubernur dengan pelaku bisnis provinsi Jabar di Hotel Marriott, Jalan Ir. Djuanda, Kota Bandung, Sabtu (5/5/2018).

    Menurut Demiz, saat ini proses perizinan investasi masih menjadi kendala utama dalam pengembangan perekonomian khususnya di Jabar. Penyebabnya karena tidak ada kepastian hukum bagi para investor, mulai batas awal pengajuan perizinaan sampai keluarnya perizinan.

    "Mungkin di pemerintahan daerahnya menjadi problem kenapa begitu lama, apa persoalannya? Mungkin dari pengawasan langsungnya tidak terdeteksi, sehingga pengajuan lebih lama. Orang (investor) sudah memenuhi syarat digantung-gantung," ujarnya.

    Untuk itu, proses pengurusan perizinan investasi ke depanya harus diperbaiki, supaya ada kepastian hukum bagi pihak investor.

    "Saya kira pelayanan publik harus dimulai dari pemerintah. Dalam investasi, investor juga mempunyai mitra investasi di luar negeri, sehingga memerlukan kepastian hukum. Berapa lama saya mau investasi di sini?" kata Demiz.

    Demiz mengatakan, perkembangan ekonomi sudah menjadi prioritas utama kepemimpinan dengan empat sektoral yakni konsumsi masyarakat, investasi, ekspor, dan kebijakan fiskal. "Kalau salah satunya di antaranya ada hambatan atau tidak deal, maka pertumbuhan juga akan tersendat itu sudah pasti," ucap Demiz.

    "Kalau gak, ini nonsen (sulit). Tidak bisa dijalankan, pertumbuhan juga semakin tersendat, fiskal juga gak bakal tumbuh, ekspor apalagi, apa yang mau diharapkan, apa yang harus diproduksi?" pungkasnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Tim Sinkronisasi Usulkan 742 Program pada Emil
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google