web stats service from statcounter

Gedung Sate

  • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
    Humas Jabar Luncurkan Program Japri

    HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

    Hot News

    Inspirasi

      Angka Partisipasi Pendidikan Jabar Harus Dibenahi

      Deddy Mizwar

      Angka Partisipasi Pendidikan Jabar Harus Dibenahi

      JuaraNews, Ciamis - Terkait Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei ini, Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 4, Deddy Mizwar menilai, pendidikan merupakan bidang yang sangat penting sebagai human investment guna menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing, baik di level regional maupun global.

      "Saya kira pendidikan ini human investmment ya, guna menghadapi persaingan regional maupun global," ujar Demiz, sapaan akrabnya, usai mengunjungi Pondok Pesantren Al Idhar di Kp. Panoongan, Desa kertaraharja, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Rabu (2/5/2018).

      Dengan begitu, tegas Demiz, pendidikan harus bisa diakses semua kalangan masyarakat di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. "Baik itu di gunung, di laut, di pedalaman, apalagi di perkotaan, karena belajar adalah hak bagi setiap warga negara," terang Demiz.

      Bukan hanya kemudahan akses, lanjut Demiz, fasilitas pendidikan juga harus disiapkan seoptimmal mungkin di setiap daerah. Tujuannya, agar setiap warga bisa mendapat kemudahan untuk mencapai level pendidikan setinggi-tingginya.

      Selanjutnya, kata. Demiz, bagaimana pendidikan bisa didapatkan setiap warga Jawa Barat pada usia sedini mungkin. Dalam. Hal ini, Pendidikan Usia Dini (PAUD) merupakan tahap peembentukan karakter. "Kemudian pemerataan setinggi-tingginya pendidikan, maka harus dibuka aksesnya. Ke depan saya kira harus fokus ke human invesment tadi, bagaimana SDM yang bekrualkitas, produktif, unggul dan juga berkarakter," paparnya.

      Lebih jauh, kata Demiz, setelah lima tahun menjabat sebagai wakil gubernur Jawa Barat mendampingi Ahmad Heryawan, ia menilai masih ada kekurangan yang harus dibenahi dalam dunia pendidikan di Jawa Barat. Salah satunya, angka partisipasi pendidikan tinggi masyarakat yang masih di bawah angka rata-rata nasional.

      "Kekurangan ya pasti masih ada. Angka partisipasi pendidikan tinggi kita masih jauh di bawah rata-rata nasional. Padahal perguruan tinggi di Jawa Barat sangat banyak," ujar pemeran film Naga Bonar ini

      Artinya, jelas Demiz, banyak faktor yang menjadi penyebab hal tersebut, seperti belum adanya keberpihakan perguruan tinggi kepada putra-putri Jawa Barat, masih rendahnya minat melanjutkan ke jejang pendidikan tinggi. "Atau karena faktor lain. Ini harus kita tingkatkan terus," katanya.

      Di tengah suasana Hardiknas ini, secara khusus Demiz berpesan kepada para guru dan dosen untuk terus meningkatkan kompetensi, agar benar-benar menghasilkan anak-anak didik yang berkualitas. Di samping itu, pemerintah juga harus menfailitasi sarana-sarana pendukung serta prasarananya.

      "Misalnya laboratorium dan segala macam fasilitas lainnya. Kemudian juga uji kelayakan dan kompetensi, harus ada di mana-mana, supaya lulusannya berkualitas dan produktif," pungkas Demiz. (*)

      ude

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Ini Pemenang Pilkada Serentak 2018 di Jabar
      KPU Jabar Optismistis Tak Ada Gugatan ke MK
      Partisipasi Pemilih Meriah, KPU KBB Semringah
      Hengky Banjir Ucapan Selamat di Antaranya dari SBY
      Cabup KBB Nomor Urut Satu Elin, Tunggu Hasil KPU
      Berita Terdahulu

      Editorial

        Advertisement On Google