Hot News


Opini


  • Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat
    Urgensi Perubahan RTRW Jawa Barat

    TERKAIT penataan ruang, amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja memang berbeda dengan amanat UU 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang.

    HMI Bandung Tuntut Peningkatan Kualitas Pendidikan



    HMI Bandung Tuntut Peningkatan Kualitas Pendidikan
    Ilustrasi. Istimewa

    JuaraNews, Bandung - Kualitas pendidikan di Indonesia masih menjadi sorotan. Selain metode pelajaran yang dinilai perlu ditingkatkan, problem sarana ataupun fasilitas pendidikan kerap jadi sorotan.

    Isu tersebut diangkat oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bandung menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasioan (Hardiknas) 2018 saat mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan (Diskdik) Jabar, Jalan Dr. Radjimam, Kota Bandung, Rabu (2/5/2018).

    Ketua Umum HMI Cabang Bandung Muhammad Rizky Yusro mengatakan, unjuk rasa kali ini lebih menyoroti pada masalah kualitas pendidikan di Indonesia yang dinilai memprihatikan. Terutama dari segi kualitas pengajaran.

    "Guru-guru saat ini kurang kompeten dan kurang profesional, banyak orang yang banyak menjadi guru karena tidak diterima di jurusan lain atau tidak punya dana. Kecuali guru-guru yang lama dan sudah mendedikasikan dirinya menjadi guru," ujarnya.

    Selain itu, kata Rizky Sarana dan prasarana pendidikan juga turut menjadi faktor semakin terpuruknya pendidikan di Indonesia, terutama di daerah pelosok. Namun terkait sarana, menurut Rizky, lebih penting adalah ilmu terapan yang betul-betul di praktikan dalam kehidupan sehari-hari.

    "Ada juga permasalahan yang menyebabkan mereka tidak belajar normal seperti siswa pada umumnya yang disebabkan kurangnya tenaga guru dan sekolah," ujarnya.

    Rizky menambahkan, menurut data BPS tahun 2017, Jabar merupakan salah satu provinsi dengan jumlah anak putus sekolah terbanyak di Indonesia. Untuk itu ia meminta kepada Disdik Jabar segera membenahi, khususnya kualitas pengajar serta sarana dan prasarana.

    "Dinas Pendidikan Jabar harus berbenah mulai dari biaya pendidikan gratis yang bisa diakses masyarakat dari mulai tingkat SD, SMP, SMA, membangun fasilitas pendidikan sesuai dengan rasio penduduk di tiap kecamatan di Jawa Barat," tandasnya.(*)

    Oleh: abdul basir / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Asisten Stafsus Wapres Guntur Subagja Sebut 4 Hal Ini yang Bikin Media Online Menang hadapi Medsos
    Tinjau Banjir Bandang di Garut, Wagub Jabar Janji Segera PerbaikI Jembatan yang Putus
    Lahirkan Relawan Bencana yang Tangguh, Jabar Quick Response Gelar Pelatihan Water Rescue
    Pengurus AMSI Jabar Dilantik, Gelar Seminar Media Siber: Sehat Bisnisnya, Berkualitas Kontennya
    Pesan Ridwan Kamil untuk Pemuda menuju Indonesia Emas 2045
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Iklan DPRD KBB Hari Pahlawan 2021

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads