web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    HMI Bandung Tuntut Peningkatan Kualitas Pendidikan
    Istimewa Ilustrasi.

    HMI Bandung Tuntut Peningkatan Kualitas Pendidikan

    JuaraNews, Bandung - Kualitas pendidikan di Indonesia masih menjadi sorotan. Selain metode pelajaran yang dinilai perlu ditingkatkan, problem sarana ataupun fasilitas pendidikan kerap jadi sorotan.

    Isu tersebut diangkat oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bandung menyambut peringatan Hari Pendidikan Nasioan (Hardiknas) 2018 saat mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan (Diskdik) Jabar, Jalan Dr. Radjimam, Kota Bandung, Rabu (2/5/2018).

    Ketua Umum HMI Cabang Bandung Muhammad Rizky Yusro mengatakan, unjuk rasa kali ini lebih menyoroti pada masalah kualitas pendidikan di Indonesia yang dinilai memprihatikan. Terutama dari segi kualitas pengajaran.

    "Guru-guru saat ini kurang kompeten dan kurang profesional, banyak orang yang banyak menjadi guru karena tidak diterima di jurusan lain atau tidak punya dana. Kecuali guru-guru yang lama dan sudah mendedikasikan dirinya menjadi guru," ujarnya.

    Selain itu, kata Rizky Sarana dan prasarana pendidikan juga turut menjadi faktor semakin terpuruknya pendidikan di Indonesia, terutama di daerah pelosok. Namun terkait sarana, menurut Rizky, lebih penting adalah ilmu terapan yang betul-betul di praktikan dalam kehidupan sehari-hari.

    "Ada juga permasalahan yang menyebabkan mereka tidak belajar normal seperti siswa pada umumnya yang disebabkan kurangnya tenaga guru dan sekolah," ujarnya.

    Rizky menambahkan, menurut data BPS tahun 2017, Jabar merupakan salah satu provinsi dengan jumlah anak putus sekolah terbanyak di Indonesia. Untuk itu ia meminta kepada Disdik Jabar segera membenahi, khususnya kualitas pengajar serta sarana dan prasarana.

    "Dinas Pendidikan Jabar harus berbenah mulai dari biaya pendidikan gratis yang bisa diakses masyarakat dari mulai tingkat SD, SMP, SMA, membangun fasilitas pendidikan sesuai dengan rasio penduduk di tiap kecamatan di Jawa Barat," tandasnya.(*)

    Oleh: abdul basir / fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Dirjen PPR Gelar Sosialisasi Pengelolaan APBN
    Perubahan Nama BIJB,Wagub Ikut Kesepakatan Bersama
    Mahasiswa Bandung Demo Menolak Revisi UU KPK
    Pemprov Jabar Dorong Percepatan Tol Cisumdawu
    DPRD Jabar Usulkan Penambahan Pimpinan

    Editorial