web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Industri Tekstil Kulit Sumbang Devisa US$ 22,2 M
    net Staff Khusus Menteri Happy Bone Zulkarnaen

    Industri Tekstil Kulit Sumbang Devisa US$ 22,2 M

    JuaraNews, Bandung – Industri tekstil, kulit, dan alas kaki merupakan salah satu industri strategis nasional yang berkontribusi besar terhadap negara.

    Staff Khusus Menteri Perindustrian Republik Indonesia Happy Bone Zulkarnaen menyebutkan, industri tekstil, kulit, dan alas kaki pada tahun 2017 telah menyumbangkan devisa sebesar US $ 22,2 miliar. Jumlah itu tidak bisa dianggap enteng karena artinya keberadaan dan eksistensi industri tersebut sangat besar kepada negara.

    “Kontribusi devisanya mencapai US $ 22,2 miliar, itu kan sangat luar biasa besar,” ucapnya seusai acara pembahasan usulan dalam rangka penyusunan AHTN/BTKI 2022 sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki. 

    Menurut Happy,karena perannya sebagai penghasil devisa negara, industri tekstil, kulit, dan alas kaki merupakan salah satu industri prioritas nasional yang harus dibangun serta ditingkatkan pertumbuhanya.  

    "Sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki selain penghasil devisa juga telah  menyerap tenga kerja sejumlah  5.21 juta, dengan pertumbuhan 3,03% untuk industri TPT dan 0,7 9% untuk Industri tekstil, kulit, dan alas kaki," sebutnya.

    Kasubdit Industri Tekstil Kementerian Perindustrian, Elis Masitoh menambahkan, dengan adanya agenda amandemen WCO merupakan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengusulkan nomenklatur yang belum ada. Dia mencontohkan, karena kebutuhan bahan karpet yang tinggi maka para pelaku usaha mengusulkan nomenklatur bahan baku karpet.

    "Adanya usulan dari teman pelaku usaha industri tekstil, kulit, dan alas kaki misalnya belum terakomodir nomenklatur bahan baku untuk karpet. Selama ini disamain dengan bahan baku plastik, sedangkan karpet khusus butuh nomenklatur sendiri," katanya. (*)

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PT Pos Luncurkan Inovasi untuk Kaum Milenial
    Bjb Diminta Segera Gelar RUPS sebelum Tutup Tahun
    Tren Industri 4.0, PT Pos Fokus ke Bisnis Digital
    Jaringan Progresif 98 Soroti Depresiasi Rupiah
    Di Bandung, DFSK Targetkan 5% Penjualaan Glory 580
    Berita Terdahulu

    Editorial