web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Editorial


      DPRD Apresiasi Capaian Pemprov Jabar di Bawah Aher
      Istimewa Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari.

      DPRD Apresiasi Capaian Pemprov Jabar di Bawah Aher

      JuaraNews, Bandung - Terkait LKPJ TA 2017, Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi sejumlah pencapaian yang diraih Pemprov Jabar di bidang pembangunan infrastruktur dan kemasyarakatan. Seperti Catur Sukses Penyelenggaraan PON XIX Jabar 2016 dan pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka.

      “Di penghujung masa jabatan Gubernur ini, masyarakat Jawa Barat memperoleh kado terindah, yaitu akan diresmikannya Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka. Yang Insyaallah merupakan bandara terbesar kedua setelah Bandara Soekarno-Hatta,” tutur Ineu, Senin (23/4/2018).

      “Harapannya akan memberikan pengaruh yang sangat besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat,” lanjutnya.

      Apresiasi lain juga diberikan kepada Pemprov Jawa Barat di bawah kepemimpinan Ahmad Heryawan (Aher). Gubernur asal Kabupaten Sukabumi ini akan mendapat penghargaan tertinggi dari Presiden RI, Parasamya Purnakarya Nugraha. Penghargaan akan diberikan Presiden Jokowi pada 25 April 2018 di Jakarta.

      “Apresiasi lain di penghujung kepemimpinan saudara (Gubernur), juga telah diraih penghargaan Parasamya Purnakarya Nugeraha dari Pemerintah Pusat atas kinerja yang dinilai baik dan bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat,” ucap Ineu.

      “Undangannya sudah kami terima, Pak Gubernur. DPRD diminta untuk menyaksikan. Insya Allah kami hadir,” imbuhnya.

      Sementara itu, terkait LKPJ TA 2017 ada beberapa hal yang menjadi penekanan Pansus I DPRD Jabar. Ketua Pansus I Gatot Cahyono juga sangat mengapresiasi capaian-capaian yang diraih Pemprov Jawa Barat. Seluruh indikator ekokomi berjalan baik dan capaian investasi cukup tinggi.

      “Namun, dalam implementasinya masih ada persoalan kemiskinan yang secara angka masih cukup besar,” tandas Gatot.

      Selain itu, kata Gatot meskipun masukan investasi PMA dan PMDN cukup besar hingga mencapai Rp 400 Triliun. Pansus I menilai ketimpangan tenaga kerja masih cukup besar di daerah atau hampir 8%. Hal lain yang menjadi pertanyaan Pansus I juga terkait penataan aset PON XIX Jabar 2016.(*)

      fan

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      DPRD Jabar Bentuk Tim Penyusun Tata Tertib
      DPRD Minta Pemprov Jabar Perhatian Tenaga Pendidik
      Finalisasi APBD-P 2019 Soroti Anggaran PON 2020
      Sesuai Aturan 100 Dewan Jabar Teriman PIN Emas
      DPRD Apresiasi Meningkatnya APBD Pemprov Jabar

      Jabar Juara