web stats service from statcounter

Hot News


  • Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    • 19 Juli 2019 | 06:28:00 WIB

    PEMERINTAH provinsi Jawa Barat terus mendorong penambahan kwota haji asal Jawa Barat pada musim haji tahun 2020.

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Mei, Akses Menuju BIJB Diharapkan Berfungsi Penuh
    Istimewa Foto udara pembangunan akses menuju BIJB.

    Mei, Akses Menuju BIJB Diharapkan Berfungsi Penuh

    JuaraNews, Majalengka - Progres pengerjaan aksebilitas menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) terus dikebut seiring akan beroperasinya bandara yang ada di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka tersebut.

    Capaian sampai pertengahan April 2018 ini, pembangunan fisik jalan berupa akses non-tol sudah lebih dari 50%.

    Kepala Dinas Perhubungan Jabar, Dedi Taufik menjelaskan terkait akses non tol, sekarang ini sudah mencapai 50% lebih. "Diharapkan bulan depan sudah bisa difungsikan," katanya di Majalengka, Jumat (20/4/2018).

    Pembangunan fisik aksebilitas non-tol ini dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Panjangnya mencapai 1.8 kilometer dengan lebar 50 meter.

    Pengerjaan fisik dilakukan setelah 24 hektar lahan yang dibutuhkan selesai dibebaskan pada Desember 2017 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Lahan ini juga berdiri diatas bidang milik Pemprov Jabar.

    Akses bukan tol ini menurut Dedi cukup vital karena akan menjadi penghubung langsung jalur arteri Kabupaten Majalengka menuju lokasi bandara. Akses ini lokasinya berjarak sekitar empat kilometer dari gerbang tol (GT) Kertajati.

    "Akses non-tol adalah akses utama karena itu menjadi akses yang dibutuhkan untuk aksesibilitas" ungkapnya.

    Kaitan dengan aksebilitas menuju Bandara Kertajati ini, integrasi juga akan terhubung dengan Tol Cipali. Pemprov Jabar lanjut dia, saat ini masih melakukan pembebasan lahan untuk kebutuhan jalan sepanjang 2,4 kilometer.

    Keberadaannya akan terhubung langsung dengan interchange di kilometer 157 Tol Cipali. Diperkirakan fisik pembangunan tol tersebut dimulai 2019 sejalan dengan rampungnya Tol Cisumdawu.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jabar Minta Penambahan Kwota Haji
    Lantik Dewan Pendidikan, Emil Titipkan 4 Dimensi
    Kecewa, Relawan Gurka Tarik Dukungan dari Emil
    Pihak Ketiga Wajib Miliki Legal Standing & Relevan
    Tingkat Kemiskinan Turun, Jabar Gencar Bangun Desa

    Editorial