web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Kendaraan ke Kab. Bandung harus Lulus Uji Emisi
    net

    Kendaraan ke Kab. Bandung harus Lulus Uji Emisi

    JuaraNews, Bandung - Pemkab Bandung mewajibkan semua jenis kendaraan bermotor yang hendak menuju kawasan wisata alam, lulus uji emisi gas buang. Hal tersebut untuk mengurangi polusi udara yang ternyata berpengaruh besar terhadap produktivitas perkebunan, pertanian dan hutan. 

    Wakil Bupati Bandung, H. Gun Gunawan menuturkan, selain itu kadar karbondioksida (co) yang terserap oleh tanaman, dan tanaman tersebut dimakan manusia memiliki dampak negatif terhadap kesehatan.

    "Di kawasan wisata alam Bandung Selatan dan lainnya itu kan kebanyakan perkebunan, pertanian dan hutan. Produktivitas dan kualitas tanaman juga terus menurun. Kemudian emisi gas buang yang buruk juga mengganggu saluran pernafasan, ini yang harus ditekan," ucapnya, Selasa (17/4/2018).

    Untuk menjamin kendaraan yang hendak menuju objek wisata alam di Kabupaten Bandung ini memiliki emisi gas buang yang aman, ke depannya Dinas Perhubungan (Dishub) akan menyiapkan alat uji emisi gas buang. 

    Nantinya sebelum kendaraan menuju kawasan wisata alam, kendaraan mereka harus melewati pengujian. Jika tidak lulus, maka bisa saja kendaraan tersebut tidak diperkenankan menuju kawasan wisata alam. Selain untuk menjaga lingkungan, manfaat dari uji emisi gas buang ini untuk pemilik kendaraan sendiri. Pemilik kendaraan jadi mengetahui kondisi kendaraannya dan segera melakukan perawatan atau perbaikan.

    Tak hanya itu saja, kata dia, dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung, juga jadi naik karena uji emisi gas buang ini bayar. Selain mewajibkan uji emisi gas buang, pihaknya juga meminta para pengelola usaha perjalanan wisata dan para pengelola jasa usaha wisata untuk menyisihkan dana Corporate Social Responsibility (CSR)-nya untuk melakukan penghijauan.

    “Mereka bisa berpartisipasi menanami lahan kritis dengan pepohonan. Sehingga, ke depannya semua orang dapat menikmati oksigen gratis setiap hari dari pepohonan,” tuturnya. (*) 

    yan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kiky: BPNT Jangan Jadi Komoditas Bisnis
    Ojol dan Opang Berdamai Pasca-Bentrok di Cikoneng
    4 Orang Jadi Tersangka dalam Bentrok Opang-Ojol
    Polisi Kejar Pelaku Penganiayaan Ojol di Cikoneng
    Imbas Bentrok di Katapang, Geng Bermotor Diringkus
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018